Suara.com - Laman resmi Pemko Medan/Kecamatan Medan Sunggal, di sub domain https://medansunggal.pemkomedan.go.id/ terlihat mengalami perubahan tampilan saat diakses, Minggu (1/9/2019) malam.
Seperti dikutip Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, saat di akses situs tersebut menampilkan sebuah tulisan Hacked by Clown Terror 072 and D4ffa, Sang Garuda Berdarah.
Situs juga menampilkan tulisan “Orang bilang tanah kita tanah surga, tapi mengapa kami merasa sengsara” serta “Teruntuk para pejabat tinggi, jangan bangga kalau kalian banyak harta, sesungguhnya itu harta rakyat yang kalian rampas”.
Sementara untuk situs utama pemkomedan.go.id sendiri, tidak ikut mengalami perubahan tampilan dan dapat diakses secara normal.
Situs pemkomedan.go.id sendiri memiliki sub domain untuk Dinas, Kecamatan, Kelurahan, serta Badan dan Bagian Sekretariat Daerah yang berada di bawah jajaran Pemerintah Kota Medan.
Belum diketahui apakah ada sub domain lain yang juga mengalami insiden penyusupan oleh hacker yang tidak bertanggungjawab.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penanganan dari pengelola situs resmi Pemko Medan.
Sementara, berdasarkan pengamatan situs dengan sub domain terutama Kecamatan dan Kelurahan di bawah jajaran Pemko Medan, terlihat tidak semuanya terurus dengan baik dan tidak begitu menampilkan informasi yang up-to-date.
Baca Juga: ABG Payakumbuh Retas Situs KPU, Pengamat Curiga Ada Aktor Intelektual
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat