Suara.com - Pasangan sesama jenis perempuan YN (15) dan Nilin alias Kevin (25) warga Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan akhirnya batal menikah. Hal ini setelah identitas calon mempelai pria yang ternyata seorang wanita terbongkar oleh orang tua korban.
"Saya curiga dengan gelagat pelaku Nilin alias Kevin yang mengaku seorang pria sejati padahal dia wanita sehingga saya melaporkan hal tersebut ke kepala desa kami," kata Arizul (45) selaku ayah YN yang merupakan calon mempelai wanita warga Desa Nyiur Sayak, Kecamatan Semidang Aji, Ogan Komering Ulu (OKU) di Baturaja, Selasa (3/9/2019).
Dia menuturkan peristiwa memalukan tersebut terungkap setelah pihak keluarganya mempersiapkan acara lamaran rencana pernikahan anaknya dengan pelaku pada Minggu (1/9) siang.
"Renacana akad nikahnya hari ini. Anak perempuan saya benar-benar tidak tahu kalau pasangannya itu sesama jenis karena belum lama saling kenal," katanya.
Pelaku yang mengaku seorang pria dikenal korban melalui media sosial Facebook ini ternyata seorang wanita sehingga pihak keluarga korban membatalkan rencana pernikahan tersebut dan melaporkan Nilin alias Kevin ke pihak kepolisian setempat.
"Hal itu diketahuinya setelah Nilin dibawa ke Bidan Puskesmas setempat untuk diperiksa, hasilnya ternyata benar bahwa Nilin alias Kevin merupakan seorang perempuan," ungkapnya.
Atas peristiwa tersebut, kata dia, keluarga besar korban merasa malu dan sangat kecewa sehingga membatalkan rencana pernikahan sesama jenis itu.
"Bahkan, anak gadis saya mengalami trauma dan syok berat, karena acara pernikahan itu sudah disiapkan dari jauh hari, undangan telah disebar dan tenda telah dipasang untuk menggelar hajatan," ujar dia.
Sementara Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kapolsek Semidang Aji Iptu Bastari secara terpisah menbenarkan telah mengamankan Nilin alias Kevin.
Baca Juga: Tersangka Pencabulan Anak di Cilacap Diduga Penyuka Sesama Jenis
"Setelah menjalani pemeriksaan ternyata benar Nilin alias Kevin ini merupakan perempuan sehingga kami amankan. Namun, saat ini sudah terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak untuk tidak melanjutkan permasalahan ini kejalur hukum," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Viral! Pasangan Gay India Menikah dengan Tradisi Hindu Kental
-
Ikat 5 Warga saat Potong Sapi, Pentolan Perampok Sadis Ditembak Mati
-
Demi Sang Kakak, Wanita Ini Rela Jadi Ibu Pengganti Keponakannya Sendiri
-
Bikin Geger, Cucu Konglomerat Amerika Nikah Sesama Jenis dengan Transgender
-
Demi Sang Anak, Wanita 61 Tahun Ini Rela Hamil dan Lahirkan Cucunya
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026
-
KAI Catat 88 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Selama Libur Isra Mikraj
-
Pelaku Asusila di Bus Transjakarta Koridor 1A Diproses Hukum
-
Akses Terputus Sepekan, Kepala BNPB Instruksikan Percepatan Penanganan Longsor Jepara
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Bayangi Akhir Pekan Jakarta
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah