Suara.com - Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep dituding warganet merebut karyawannya.
Protes tersebut dilayangkan oleh seorang bernama Ulik Tirtokentjono yang menggunakan akun bernama @suhartini di jejaring sosial Twitter.
Wanita itu mengaku dirugikan karena karyawannya memilih hengkang dari tempat kerja miliknya dan bergabung ke perusahaan Kaesang.
Untuk itu, ia meminta Kaesang untuk mengalah. Sebab menurutnya, putra presiden memiliki modal usaha yang jauh lebih besar daripada usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Akun @suhartini pun berharap Kaesang mau memberikan perhatian kepadanya yang merupakan pendukung Presiden Jokowi.
"Saya mau protes karena karyawan saya diambil sama bisnis anak presiden. Jangan gitu dong, mbok yang modal kuat ngalah sama yang UMKM. Lagian, saya pendukung garis keras bapakmu...makasih!," cuitnya, Jumat (6/9/2019).
Tak lama, pesan tersebut sampai kepada Kaesang. Pengusaha kuliner itu memberi balasan singkat seperti yang selama ini dilakukan.
Ia mengaku tak faham dengan protes yang dilayangkan @suhartini sembari menyampaikan kata maaf.
"Maaf saya gak ngerti," balas @kaesangp.
Baca Juga: Savage Pakai Kimmy, Ini Tips Jago Mobile Legends dari Kaesang Pangarep
Di lain pihak, ocehan Kaesang pun mendapat sambutan dari penyimak. Sejumlah warganet kompak memintanya untuk tidak menggubris protes yang dilayangkan.
"Mas @kaesangp gak usah tanggapinlah,, ini mah bukan pengusaha tapi penghasut, lagian kenapa mas yang nanggapin, emang mas anak presiden??" tanya @Gha_Ghiz.
"Udah jangan dipaksakan mengerti, nanti otaknya terbakar," celoteh @fasebulan.
"Legowo mas, zaman sekaran orang numbur tembok, temboknya yang disalahin," kata @wahyukun.
Berita Terkait
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?
-
Bukan Sekadar April Mop, Harga Plastik Melejit hingga 50 Persen: Sanggupkah UMKM Kita Bertahan?
-
Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Serangan Israel Tewaskan 4 Warga Palestina saat Gencatan Senjata Gaza
-
Dukungan ke Saiful Mujani Mengalir dari Aktivis, Soroti Kebebasan Kritik di Era Prabowo Subianto
-
Kasus Kekerasan Seksual Libatkan Oknum Polisi di Jambi, Menteri PPPA Minta Diadili di Peradilan Umum
-
Lantai 4 Bangunan Asrama Polri Kalideres Terbakar, Atap Runtuh Timpa Mobil Parkir
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan
-
Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel
-
Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun
-
Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka
-
Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual
-
Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua