Suara.com - Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah mendukung langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyetujui sebagian dari revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.
Akan tetapi, pihaknya berharap Jokowi bisa menunda pembahasan revisi tersebut hingga pelantikan anggota DPR RI pada Oktober mendatang.
Ketua Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Razikin Juraid menilai pembahasan RUU KPK itu kurang tepat, kalau dibahas oleh DPR RI periode 2014-2019 lantaran masa baktinya yang akan habis.
"Kurang tepat jika pembahasan revisi UU tersebut dilakukan oleh DPR sekarang yang akan segera berakhir periodenya," kata Razikin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/9/2019).
"Presiden seharusnya bisa menunda pembahasan dengan menunggu pelantikan DPR yang baru nanti Oktober," sambungnya.
Razikin mengungkapkan harapannya tersebut dilandasi dengan melihat waktu yang sedikit ketika RUU KPK mesti dibahas oleh DPR pada periode saat ini.
"Sehingga ada jeda waktu yang cukup karena ini merupakan hal yang fundamental bagi masa depan bangsa kita," ujarnya.
Di sisi lain Razikin mengatakan bahwa pihaknya mendukung atas apa yang disetujui Jokowi dalam RUU KPK. Menurut dia, langkah Jokowi itu menjadi jalan tengah di saat pro dan kontra menyelimuti RUU KPK.
"Saya pikir catatan Presiden terhadap draft revisi UU KPK inisiatif DPR tersebut merupakan jalan tengah ditengah polemik antara pihak yang pro maupun kontra," katanya.
Baca Juga: Dukung Langkah Jokowi, PP Pemuda Muhammadiyah: Jalan Tengah Polemik RUU KPK
Berita Terkait
-
Soal Koruptor Dapat SP3, KontraS: Presiden Tak Paham Pemberantasan Korupsi
-
Dukung Langkah Jokowi, PP Pemuda Muhammadiyah: Jalan Tengah Polemik RUU KPK
-
Detik-detik Kain Hitam KPK Dilucuti Pendemo Pro Revisi UU KPK
-
Polisi Janji Usut Pengrusakan Gedung KPK Usai Demo Anarkis
-
Aksi Tolak RUU KPK, BEM Unair Sebut Poin Ketidaksetujuan Jokowi Bualan
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027
-
Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari
-
Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang
-
Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!
-
Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas