Suara.com - Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, buka suara terkait kritik yang dilayangkan seorang warganet.
Warganet Ronald Illyas lewat jejaring Twitter miliknya memprotes Kaesang yang sibuk berjualan lewat media sosial tanpa mempedulikan isu yang tengah hangat di masyarakat.
"Mas @kaesangp, saya lihat anda sibuk berjualan. Sekilas saya baca timeline, tak pernah anda bicara isyu publik. Itu karena gak punya otak atau murni gak perduli ya?" tanya @narpatisuta, Jumat (13/9/2019).
Pria itu pun memancing Kaesang untuk menanggapi kontroversi Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) yang segera disahkan.
"RKUHP akan disahkan. Apa komen anda sebagai warganegara tentang kontroversi RUU itu? Kalau kang ojek langganan saya sih gak setuju," imbuhnya.
Mendapat protes tersebut, Kaesang seperti bisa memberikan komentar singkat. Ia mengklaim bahwa masing-masing orang memiliki kepedulian berbeda.
"Setiap orang menunjukkan kepedulian berbeda-beda," bela @kaesangp.
Sontak cuitan tersebut mengundang perhatian warganet. Tak sedikit dari mereka yang memberikan komentar bernada dukungan seperti ini.
"Aku malah lebih suka mas Kaesang sama mas @Chilli_Pari gak ngomongin politik. Karena situasinya, kalian berdua anak pak presiden, mau ngomong apa aja walaupun bener pasti bakalan dihina," ujar @adotdae.
Baca Juga: Jualannya Dicurigai Jadi Alat Pelet, Kaesang Bikin Warganet Ngakak
"Sepakat mas @kaesangp. Tidak semua hal musti kita tanggapi, terlebih bukan disiplin 'pengetahuannya', cobalah kita biasakan diri untuk mengomentari yang menjadi profesional kita masing-masing," kata amru_llah29.
Di lain pihak, protes yang diberikan warganet tersebut juga mendapat respons dari kakak Kaesang, Gibran Rakabuming Raka.
Lewat akun Twitter pribadinya @Chilli_Pari, putra sulung Presiden Jokowi menyampaikan permintaan maaf mewakili adiknya.
"Maafkan adik saya @kaesang," tulisnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat