Suara.com - Kisah memalukan dialami oleh wanita bernama Samantha (37) yang tinggal di Spanyol.
Ia hanya bisa menyesali perbuatannya setelah tak sengaja mengirimkan foto syur ke grup WhatsApp, klub sepakbola anaknya yang diisi oleh bocah-bocah berumur 7 tahun.
Ia yang tengah berpesta bersama teman-temannya di Benidorm memutuskan untuk mengirim foto syur secara acak ke grup WhatsApp pada 01.16 dini hari.
Namun ia tak menyangka, foto tersebut terkirim ke grup anaknya. Atas kejadian itu ia pun mendapat teguran dari suaminya, James.
Samantha terbangun di pagi hari dan seketika melihat pesan yang dikirim James. Pria itu meminta Samantha untuk segera menghapus foto yang tersebar di grup.
"Kita semua tahu kamu sedang di Benidorm Sam, tapi aku tidak menyangka kamu akan mengirimkan foto itu ke grup sepak bola bocah 7 tahun. Mungkinkah kamu salah grup? Dapatkah kamu menghapusnya?" demikian isi pesan James seperti yang dikutip Suara.com dari laman The Sun.
Tak lama, Samantha pun menyampaikan permintaan maaf karena telah mengirimkan foto tak senonoh ke grup yang salah. Ia berjanji akan menghapus foto itu dan meminta semua orang untuk melakukan hal serupa.
"Mohon maaf semuanya, aku akan menghapus gambar-gambar itu tapi aku juga berharap kalian juga menghapusnya," balas Samantha di grup.
Celakanya, sebelum foto itu dihapus, seorang anggota grup telah terlebih dahulu menangkap layar kiriman tak senonoh Samantha.
Baca Juga: Canggih, Tamu Bisa Pesan Makanan Pakai Emoji WhatsApp di Hotel Ini
Bahkan seorang pun mengirimkan foto itu ke media sosial hingga viral dan kian mempermalukan Samantha.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia
-
Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
-
Kasus Resmi Dihentikan, Hogi Minaya Legowo Tak Tuntut Balik
-
Percepat Program Prioritas Pemerintah, Kemendagri Akan Gelar Rakornas Pusat & Daerah 2026
-
Akhirnya Senyum Lebar! Hogi Minaya Blak-blakan Soal Masa Kelam Jadi Tersangka
-
Kemenkes Kerahkan 513 Nakes ke Wilayah Paling Terisolir di Aceh
-
KPK Endus Perintah Petinggi Maktour Travel untuk Hancurkan Barang Bukti Kasus Haji
-
Pejabat OJK-BEI Mundur Saja Tak Cukup, Ketua Banggar DPR Desak Rombak Aturan 'Free Float'
-
Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, KPK Telusuri Komunikasi Ridwan Kamil dan Aliran Dana Miliaran
-
Gus Yahya Buka Suara: Tambang Jadi Biang Kerok Kisruh di Tubuh PBNU?