Suara.com - Seorang pastor yang diketahui bernama Gabrielle Martinelle, yang merupakan pastor Vatikan didakwa karena telah melakukan tindakan pelecehan seksual.
Tak Hanya Gabrielle, pastor lain yang diketahui bernama Enrico Radice juga diadili karena memfasilitasi tindak kekerasan seksual itu. Kedua Pastor ini berasal dari Italia
Tindakan kekerasan seksual itu terjadi ketika seminar di St Pius X di Vatikan. Institusi ini melatih anak-anak altar dan dekat dengan kediaman Paus Fransiskus.
Anak-anak yang tergabung dalam lembaga itu berusia antara 14 hingga 18 tahun. Mereka melayani Misa di Basilika Santo Petrus.
Pada saat kejadian pelecehan seksual terjadi, Martinelli berusia 21 tahun dan bertanggung jawab melatih bocah-bocah altar.
Pernyataan otoritas Vatikan, seperti dikutip Reuters, Rabu (18/9/2019), mengatakan jaksa penuntut Vatikan yang gelar resminya adalah "Promoter of Justice" memulai penyelidikan pada 2017 setelah laporan media mengungkap dugaan pelecehan seksual di Pius X Pre-Seminary.
Menurut laporan media-media Italia, ada teman sekamar korban yang menyaksikan secara langsung tindakan pelecehan seksual yang terjadi. Bahkan disebutkan tindakan ini berulang kali.
Saksi berasal dari Polandia yang juga merupakan murid seminar. Saksi ini lantas melaporkan tindakan Martinelli disertai dengan surat yang dikirimkan kepada Kardinal setempat.
Pengadilan untuk kedua pastor ini akan menjadi yang pertama untuk kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di internal Vatikan. Seorang hakim senior nantinya akan memutuskan apakah ada bukti yang cukup untuk melanjutkan persidangan.
Baca Juga: Lawan Miras hingga Zina, Pastor di Rusia Kucuri Kota Pakai Air Suci
Berita Terkait
-
9 Tips dari Polwan Melawan Pelecehan Seksual: Parfum hingga Tendang Kelamin
-
2 Tahun Cabuli Anak Pacar, Rudi: Niat Saya Kasih Perhatian Sebagai Ayah
-
Mkhitaryan Cetak Gol di Debut Bersama AS Roma, Dzeko: Dia Pemain Top
-
Pindah ke Molise, Digaji Ratusan Juta, Berminat?
-
Satu-satunya Tim yang Masih Sempurna, Conte Kalem soal Kans Scudetto Inter
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius