Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sedang hangat diperbincangkan karena sikapnya yang telat menyampaikan revisi UU KPK yang telah disahkan, Selasa (17/9/19).
Penolakan pentolan Partai Gerindra itu diungkapkan melalui cuitan Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, melalui akun pribadinya @Dahnilanzar.
"Malam tadi di tengah kesibukan Pak @prabowo menerima tamu kehormatan dari luar negeri, saya berdiskusi singkat terkait dengan sikap beliau terkait isu-isu kebangsaan belakangan ini, termasuk berkenaan dengan UU KPK, beliau tegas menolak revisi UU KPK, dan sikap itu dilanjutkan oleh Fraksi Gerindra," tulis Dahnil pada Jumat (20/9/2019) malam.
Cuitan Dahnil ini rupa-rupanya mengundang perhatian salah satu politisi Partai Bulan Bintang (PBB), Ahmad Yani.
Melalui akun pribadinya @Ayaniulva, ia membalas cuitan dari jubir Partai Gerindra tersebut.
"Adinda dahnil mau tanya ketua Baleg DPR RI dari fraksi mana? Dan tidak satu fraks ipun dalam panja di baleg maupun paripurna yang menolak!!! Jadi yang ditolak yang mana," tulis Ahmad Yani, Sabtu (21/9/19).
Netter lantas ikut berkomentar dalam balasan yang diberikan Ahmad Yani. Salah satunya dicuitkan oleh akun Twitter @rezkydoank, "Tidak ada fraksi yg menolak bung @Dahnilanzar, semua sepakat, kalo ada fraksi menolak pasti ada voting, ini kan tidak ada, @prabowo tahu ga ini. "
Diketahui sebelumnya bahwa Ketua Badan Legislatif Supratman Andi Atgas dari Fraksi Gerindra menyatakan bahwa 7 fraksi menerima secara utuh seluruh poin dalam revisi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK).
Supratman menambahkan bahwa 2 fraksi yakni Gerindra dan PKS belum bisa menerima tujuh poin revisi UU KPK karena menggarisbawahi terkait mekanisme pembentukan dewan pengawas KPK.
Berita Terkait
-
Sudah Disahkan DPR, Prabowo Tolak Revisi UU KPK
-
Unggah Berita Video Porno di Twitter, Iwan Fals: Ada yang Punya Linknya
-
Jubir Prabowo: UU KUHP Dirancang untuk Hukum Rakyat Kecil
-
Ricuh Munaslub di Hotel Sultan, Ormas MKGR Buat Laporan ke Polda Metro Jaya
-
Miris, Warganet Temukan Burung Berjatuhan dari Langit karena Kabut Asap
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau