Suara.com - Nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang ramai dikaitkan dengan Universitas Trisakti, setelah potret sepucuk surat dari universitas di Jakarta Barat itu viral.
Surat berkop Universitas Trisakti bernomor 339/AK.15/USAKTI/R/IX/2019 itu menyatakan bahwa Jokowi akan diberi gelar Putra Reformasi.
Aktivis HAM sekaligus alumnus Universitas Trisakti Haris Azhar mengunggahnya ke Twitter, Sabtu (21/9/2019).
Ia meragukan bahwa gelar tersebut pantas disandang oleh Jokowi, lantaran tak jelas sumbangsih seperti apa yang diberikan Jokowi terhadap penanganan Tragedi Trisakti pada 12 Mei 1998.
"Benar nih Univ. @trisakti_ kasih gelar Putra Reformasi ke @jokowi? Apa ukurannya? Kasus penembakan Mahasiswa Trisakti diselesaikan oleh Presiden Jokowi?" cuitnya.
Menurut yang tertera, surat tersebut ditujukan pada 'Bapak Menteri Sekretaris Kabinet di Jakarta'.
Dikutip dari isi surat, pemberian gelar Putra Reformasi untuk Jokowi itu digagas oleh alumni Trisakti pada Februari lalu.
Alasannya, menurut isi surat, Jokowi berhasil menunjukkan cita-cita gerakan reformasi melalui karyanya.
Surat tersebut juga dilengkapi tanda tangan Rektor Universitas Trisakti Ali Ghufron Mukti, tertanggal 12 September 2019, beserta capnya.
Baca Juga: Pemberian Penghargaan Trisakti Tourism Award Ditunda, Kok Bisa?
Berikut isi lengkap badan surat:
"Dengan hormat,
Dalam rangka peringatan Dies Natalis Universitas Trisakti ke-54, dan sebagai realisasi dari amanah 'Deklarasi Alumni Trisakti untuk Jokowi' pd tgl 9 Pebruari 2019, kami ingin memberi penghargaan kepada Bapak Ir. H. Joko Widodo berupa anugerah sebagai Putera Reformasi.
Penghargaan ini kami persembahkan pada beliau atas karya dan keberhasilan dalam mendukung cita-cita gerakan reformasi yang diawali dari peristiwa 12 Mei 1998 di kampus Trisakti.
Suatu kehormatan bagi kami sivitas Trisakti, jika Bapak Presiden berkenan menerima peghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada beliau.
Terima kasih atas perhatian dan bantuan bapak."
Sampat saat ini, unggahan foto surat Trisakti dari Haris Azhar telah disukai hampi tiga ribu akun Twitter.
Berita Terkait
-
Percuma Jokowi Revisi 77 UU Investasi Jika Pemda Masih Gemar Mempersulit
-
Sutradara: Jokowi Sedang Mencuri Masa Depan Jan Ethes dan Anak Indonesia
-
Pemenggal Leher Siswi SD Tertangkap dan 4 Berita Terpopuler Lainnya
-
Sepatu Jokowi Kotor Usai Tinjau Kebakaran Lahan di Riau
-
Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan, Jokowi dan Menteri Pamer Foto Sepatu Kotor
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi
-
Jakarta Masih Dikepung Banjir Pagi Ini, 28 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Air
-
Hujan Masih Akan Guyur Seluruh Jakarta Hari Ini
-
Modus Paket Online, Polisi Gagalkan Peredaran Vape Narkotika di Jakbar
-
Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, PDIP Intens Lobi Partai Lain di Parlemen
-
Demo di Komdigi, Massa Minta Takedown Mens Rea di Netflix dan Ancam Lanjutkan Aksi ke Polda Metro
-
Nyumarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang
-
Registrasi Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Pelaksanaan SNBP Terbaru
-
Siapa Sebenarnya Pelapor Pandji? Polisi Usut Klaim Atas Nama NU-Muhammadiyah yang Dibantah Pusat
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?