Suara.com - Kantor Pendidikan Negeri Selangor Malaysia memutuskan untuk menutup 57 buah sekolah di wilayah tersebut pada Senin (23/9/2019) karena kualitas udara tidak sehat akibat gangguan kabut asap.
Pernyataan pers Kementerian Pendidikan Malaysia, Minggu, menyebutkan, berdasarkan Stasiun Johan Setia, angka Indeks Pencemaran Udara (IPU) melebihi 200 sehingga sekolah di bawah Kantor Pendidikan Daerah Kuala Langat dan Klang ditutup.
Sedangkan pada sekolah-sekolah di daerah yang angka IPU-nya di bawah 200 pada Minggu hingga pukul 15.00, tetap akan dibuka pada Senin hari ini.
Kantor Pendidikan Daerah Kuala Langat memiliki 30 sekolah dan 24.251 murid, sementara Kantor Pendidikan Daerah Klang memiliki 27 sekolah dengan 43.774 murid.
Kantor Pendidikan Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur memutuskan untuk membuka kembali 296 sekolah mulai Senin (23/9) yang semula ditutup selama dua hari.
Berdasarkan Indeks Pencemaran Udara (IPU) di Stasiun Batu Muda dan Stasiun Cheras pada Minggu (22/9) pukul 17.00, kualitas udara menunjukkan di bawah 200.
Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) di Jalan Tun Ismail yang sudah libur dua hari, pada Senin (23/9) juga akan dibuka kembali karena kondisi udara yang membaik. (Antara)
Berita Terkait
-
Sindir Karhutla Jambi, Foto Jokowi dan Jan Ethes Diedit Jadi Merah
-
Kabut Asap Makin Tebal, Warga Pekanbaru Riau Berebut Alat Pemurni Udara
-
Terganggu Kabut Asap, Penerbangan 2 Bandara di Kalimantan Alami Delay
-
RI Disebut Tolak Bantuan Malaysia Atasi Kabut Asap, Mahathir: Tanya Jokowi
-
Demo Protes Kebakaran Hutan, Viral Curhat Mahasiswa UIN Suska Diancam DO
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas