Suara.com - Sebanyak 733 mahasiswa Papua saat ini diamankan setelah pemulangan pendemo yang berakhir rusuh di kawasan expo Waena, Papua yang terjadi Senin (23/9/2019) kemarin.
Ratusan mahasiswa itu saat ini diamankan di Markas Brimob Polda Papua, kata Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura, Selasa (24/9).
Dikatakan, saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap mereka guna mengetahui secara pasti apa peran mereka dalam insiden yang menyebabkan menewaskan satu anggota TNI-TNI dan enam anggota brimob terluka parah.
Dalam insiden tersebut tercatat tiga warga sipil meninggal dan jasadnya saat ini masih disemayamkan di RS Bhayangkara di Kotaraja.
Ketika ditanya apakah dari 733 yang diamankan seluruhnya mahasiswa, Kamal mengaku belum mengetahui dengan pasti karena masih diselidiki penyidik.
“Dari pemeriksaan tersebut baru diketahui status mereka apakah mahasiswa murni atau bukan,” aku Kamal seraya menambahkan, aksi yang dilakukan para pendemo di luar perkiraan.
Karena pada awalnya petugas memprediksi pemulangan mereka dari halaman Uncen berlangsung aman.
"Awalnya memang aman namun saat pendemo diturunkan di sekitar jembatan expo, Waena, tiba tiba mereka menyerang aparat keamanan dan brimob yang bertugas pengamanan di kawasan itu," kata Kombes Kamal menjelaskan. (Antara)
Baca Juga: Aksi Berujung Rusuh Wamena Papua, 17 Warga Tewas dan 318 Orang Ditangkap
Berita Terkait
-
Mahasiwa Demo Lagi di DPR, 15 Ribu Personel TNI-Polri Tak Dibekali Senpi
-
5 Poster Mahasiswa saat Demo Ini Bikin Salah Fokus
-
Ikut Kosongkan Kelas, Aliansi Mahasiswa di Banten Turun ke Jalan Hari Ini
-
Mahasiswa Beraksi Lagi, Coretan Penuh Umpatan Masih Ada di Pagar DPR
-
Bus Rombongan Mahasiswa Undip Menuju DPR RI Tertahan di Polres Brebes
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi