Suara.com - Kinerja DPR RI kembali disorot secara negatif, karena membuat beragam rancangan undang-undang yang dianggap bermasalah oleh publik.
Selain diterpa demonstrasi mahasiswa, petani, buruh, bahkan kekinian pelajar, protes juga dilakukan di dunia maya.
Misalnya, seorang warganet mendaftarkan gedung DPR beserta isinya ke daftar jual salah satu toko online di Bukalapak, Rabu (25/9/2019).
Dalam kategori industrial, safety lainnya, didaftarkan gedung DPR beserta isinya dengan harga cukup murah, yakni Rp 1.000.
Sebelumnya, warganet juga menjual gedung DPR di dua e-commerce besar lainnya di Indonesia.
Diunggah oleh akun Twitter @D*******a pada 25 September, ia mengunggah gambar yang memperlihatkan tangkapan layar dari suatu akun dan tampilan layanan e-commerce.
Terlihat, foto gedung DPR dengan kolom judul barang berbunyi, "Gedung DPR beserta anggota dewannya".
Tak hanya itu, gedung DPR tersebut pun dijual hanya dengan harga Rp 666. Menurut penelusuran tim Suara.com, memang benar terdapat unggahan gedung DPR yang dijual dalam aplikasi Tokopedia.
Tak hanya itu, unggahan serupa pun juga ditemukan dalam layanan e-commerce lainnya yaitu Shopee, dengan judul "Gedung DPR butuh uang" meski masih dibanderol dengan harga yang sama.
Baca Juga: Diajak Salaman, Anak STM Bentak Polisi: Bela Rakyat Apa Bela DPR Lo?
Tak hanya itu, dalam kolom stok barang di Shopee pun tertulis sebanyak 5.000 dengan keterangan kondisi bekas.
Dalam kolom keterangan barang juga tertulis kalimat yang berbunyi, "Terlalu santuy dalam menangani keadilan dan kurang responsif terhadap kebijakan rakyat yang di mana hanya menguntungkan atau menumpulkan ke atas dan runcing ke bawah. Ini sudah tidak terpakai lagi oleh rakyat jika masih tidak memutuskan keinginan mayoritas dari rakyatnya".
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari seribu kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet.
"Nggak minat bang, takut pas udah beli ane jadi gob**k + kerjaanya tidur + jadi tikus," tulis @kakaisoo.
"Kasih ke Malaysia gan... giveaway-in ke Malaysia," komentar @izu_lll.
"Kayak gini mah kagak ada harganya," tambah @AkuYaAkuh.
Berita Terkait
-
Mata Perih karena Gas Air Mata, Pelajar Basuh Wajah Pakai Air Cucian PKL
-
Wiranto Sebut Demonstrasi Mahasiswa Tak Penting, Ini Respons BEM UI
-
Pelajar Lempar Batu, Polisi: Tolong Hentikan, Kami Bukan Lawan Kalian
-
Massa STM Melawan Kembali Rusuh, Naik ke Jalan Tol Dalam Kota
-
Pelajar STM Bentrok dengan Polisi, KPAI Minta Orang Tua Cek Keberadaan Anak
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius