"Sekarang pakai teknologi, kita bisa tahu ikan ke kanan ke kiri. Kalau sebelum ada aplikasi, nelayan dapat 300 kilogram per hari. Sekarang bisa sampai 1-1,5 ton per hari. Ini yang dimaksud konsep Desa Digital," tambah Emil.
Emil menyatakan, pembangunan desa tidak hanya fokus pada urusan infrastruktur atau lahiriah, tetapi juga pembangunan batiniah.
"Jangan sampai terkoyak- koyak. Jadi salah satunya, kita ada program setiap desa ada satu Hafidz Alquran (Sadesa)," katanya.
"Pesantren diurus yang ngaji diurus, kemudian teknologi digital kita hadirkan, termasuk namanya Kredit Mesra, Rp 100 miliar sudah disiapkan. Jadi tidak ada alasan, dengan kebersamaan, kita maju bersama," tambahnya.
Sementara itu, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengatakan, masyarakat Kabupaten Ciamis merasa terhormat didaulat sebagai tuan rumah dalam Jambore Desa Kelurahan 2019 dan Layang Lakbok Festival 2019.
"Kami mengucapkan selamat datang (kepada) Pak Gubernur dan rombongan, juga para Kepala Desa dari seluruh pelosok Jawa Barat. Alhamdulillah, kita bisa berkumpul di Desa Sidaharja, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat," ucap Herdiat.
Dalam keterangannya, Herdiat berujar, Desa Sidaharja merupakan salah satu dari 258 desa di Kabupaten Ciamis. Selain itu, di Kabupaten Ciamis terdapat 7 kelurahan, 27 kecamatan, dengan luas wilayah 1.433 km persegi dan jumlah penduduk mencapai 1.408 jiwa.
"Dengan ditunjuknya Sidaharja sebagai tuan rumah, kebetulan desa Sidaharja merupakan satu dari 11 desa yang berbatasan dengan Jawa Tengah," tambah Herdiat.
Herdiat pun berharap, desa perbatasan bukan lagi dianggap sebagai ujungnya Jabar, melainkan menjadi muka atau gerbang memasuki wilayah Jabar.
Baca Juga: Beredar Cuitan 'Sekolah Biar Enggak Jadi Polisi', Ridwan Kamil Klarifikasi
"Insyaallah, daerah perbatasan siap jadi prioritas sebagai pusat-pusat pertumbuhan terintegrasi," tegasnya.
Menurut Dedi Supandi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jabar, sekaligus Ketua Panitia Jambore Desa Kelurahan 2019, kegiatan yang digelar pada 27-28 September 2019 ini sesuai misi Jabar Desa Juara.
Program-program Desa Juara diprioritaskan untuk dilaksanakan di desa perbatasan.
"Akan ada kegiatan arak-arakan dari tiap desa/kelurahan se-Jawa Barat. Di malam hari juga akan ada agenda makan nasi liwet bareng Pak Gubernur di sawah, dan malam Festival Layangan Lakbok," kata Dedi.
"Besok harinya, akan ada pemaparan berbagai cerita inovasi desa dan dilakukan berbagai kegiatan, juga seminar dengan narasumber dari Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) dan Kementerian Desa (Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi)," imbuhnya.
Terakhir, Dedi berharap, di kegiatan Jambore Desa Kelurahan kali ini, para kepala desa, lurah, dan perangkat desa lainnya bisa berdialog langsung dengan Gubernur Jabar, sambil mendengar langsung konsep Desa Juara sesuai RPJMD Jabar.
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Merekomendasikan Liburan Seru di Sungai Citumang
-
Bertemu Bupati dan Wali Kota se-Jabar, Ridwan Kamil Ajak Mereka Naik Sepeda
-
Ini 3 Indikator Jabar dalam Pemberian Bantuan Keuangan
-
Viral Cuitan Ridwan Kamil Terkesan Menghina Polisi, Ini Faktanya
-
Beredar Cuitan 'Sekolah Biar Enggak Jadi Polisi', Ridwan Kamil Klarifikasi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara