Suara.com - Seorang tahanan di Thailand yang dihukum atas kepemilikan narkoba baru saja dibebaskan pada Kamis (26/9/2019) waktu setempat. Ia adalah Khanchit Sutthipichai (39) yang sudah menjalani masa kurungan penjara selama 6 bulan.
Bukannya senang karena sudah bebas dan bisa pulang ke rumah, pria ini justru melakukan kejahatan lain yang membuatnya kembali dibekuk aparat kepolisian.
Mirisnya lagi, kejahatannya ini dilakukannya hanya selang 2 jam setelah ia dibebaskan dari Rumah Tahanan Na Pla Lai, Thailand.
Dilansir dari laman The Star, Sabtu (28/9/2019), Polisi Na Chom Tien mengatakan bahwa pria tersebut berupaya untuk mencuri sepeda motor dan sespan di distrik Sattahip Chon Buri.
"Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan setelah bebas, saya tidak punya uang sama sekali, saya tidak punya uang untuk makan," ungkap Khanchit.
Khanchit bahkan mengatakan kepada petugas bahwa ia merindukan teman-temannya di penjara dan ingin kembali lagi ke sana.
"Jadi saya mencuri sepeda motor sehingga saya bisa ditangkap dan dikirim kembali ke penjara," tambahnya.
Bagi Khanchit, kehidupannya selama di penjara tidaklah sulit. Ia bahkan mengatakan bahwa kehidupannya di luar lebih susah daripada ketika dia menjadi tahanan.
Pria itu menuturkan bahwa ia senang karena sewaktu di penjara memiliki banyak teman, dan tidak kelaparan karena selalu mendapatkan jatah makanan.
Baca Juga: Ingin Beli Ponsel Terbaru, Remaja 17 Tahun Ini Nekat Jual Diri
Walaupun selama di penjara harus tinggal di balik tembok yang terbatas, itu cukup menyenangkan baginya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok