Suara.com - Tiga jenazah anak buah kapal (ABK) yang merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang tewas dalam peristiwa ambruknya jembatan di kota Nanfangao, Yilan, Taiwan, segera dipulangkan ke Tanah Air.
Direktur Perlindungan WNI di Kementerian Luar Negeri Indonesia Judha Nugraha melalui pesan teks menjawab pertanyaan VOA Senin malam (7/10) mengatakan “jenazah akan segera dipulangkan ke Indonesia.” Namun ia tidak mengungkapkan identitas ketiga ABK dan rincian lain tentang daerah asal ketiganya serta tanggal pasti pemulangan jenazah.
“KDEI Taipei dan Kemlu RI akan memfasilitasi repatriasi dan pemenuhan hak-hak ketenagakerjaan para korban,” demikian petikan pernyataan pers yang dikeluarkan Rabu lalu (2/10) setelah satu ABK yang sebelumnya hilang, ditemukan dalam keadaan meninggal.
Hingga laporan ini disampaikan tiga WNI meninggal dan empat lainnya luka-luka akibat ambruknya jembatan di Taiwan, Selasa lalu (1/10).
Jembatan setinggi 140 meter itu menimpa tiga kapal ikan dan satu kapal tanker minyak yang sedang berlayar. Kantor berita Taiwan ketika itu melaporkan kapal tanker itu langsung terbakar, membuat asap hitam membubung ke udara.
Belum jelas apa yang menyebabkan jembatan dengan desain melengkung itu ambruk, namun Associated Press mengutip Taiwan News mengatakan penyelidikan awal masih difokuskan pada kabel baja jembatan yang dibangun pada tahun 1999 itu. Meskipun ketika musibah terjadi cuaca dalam keadaan baik, “jembatan itu ambruk beberapa jam setelah badai menyapu pulau itu.” Otorita berwenang di Taiwan tidak mengatakan apakah badai telah memperlemah struktur jembatan atau memberikan rincian lain menyebab musibah itu.
Sumber: VOA Indonesia
Berita Terkait
-
2 WNI Dinyatakan Tewas Dalam Insiden Jembatan Ambruk di Taiwan
-
Jembatan Ambruk di Taiwan, 7 WNI Jadi Korban
-
Jembatan Terkenal di Taiwan Ambruk, Penyebabnya Masih Misterius
-
Dibuang Sayang, Ini 5 Kemasan Bubble Tea dengan Bentuk Unik dan Nyentrik
-
Korea Open 2019: Gregoria Siap Beri Perlawanan ke Peringkat Satu Dunia
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Genangan 50 Cm di KM 50 Tol TangerangMerak, PJR Alihkan Kendaraan Kecil ke Lajur 3
-
Tujuh Hari Menembus Medan Ekstrem, Operasi SAR ATR 42-500 di Bulusaraung Resmi Ditutup
-
Akses Terisolasi Jadi Tantangan Utama Pemulihan Pascabanjir Bandang Aceh Timur
-
Angkasatour Hadirkan Paket Tour Domestik dan Internasional
-
Kenal Korban Sejak SMP, Pemuda 19 Tahun Jadi Tersangka Pencabulan Anak di Cisauk
-
Kiriman Air dari Tangerang Bikin Banjir di Jakbar Terparah, Pramono Tambah Pompa dan OMC
-
Pasti Dilunasi, Intip Perjalanan Warisan Utang Indonesia yang Tak Pernah Gagal Dibayar
-
Rotasi Besar Polri, Irjen Sandi Nugroho Geser Andi Rian di Polda Sumsel!
-
Soal Fenomena WNI Gabung Militer Asing, Komisi I DPR Ingatkan Risiko Kehilangan Kewarganegaraan
-
Keluarga Tolak Visum, Polisi Tak Lanjutkan Penyelidikan Kematian Lula Lahfah?