Suara.com - Kisah memilukan dialami seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia bernama Castina yang disiksa majikannya.
Cerita wanita asal Indramayu, Jawa Barat itu kini viral di media sosial setelah dibagikan pengguna Facebook Chun Ming, Kamis (4/10/2019).
Dalam video, tampak Castina berurai air mata menceritakan penderitaan yang dialami, selama bekerja di Singapura.
Saat diwawancara oleh orang yang merekam video, Castina mengaku diperlakukan secara tidak manusiawi oleh majikannya.
Ia hanya diberi makan sehari sekali dan selalu mendapat hukuman apabila tidak bangun pagi.
"Dikasih makan sehari sekali, diomeli kalau mau makan lagi. Mesti bangun pagi jam 05.00, kalau nggak diguyur pakai air, atau diancam dipotong gajinya ," kata Castina.
Wanita itu juga mendapat ancaman gajinya akan dipotong bila ada keluarga majikannya yang sakit karena dianggap sebagai pembawa kuman.
"Kalau ada orang yang sakit (keluarga majikan), gaji saya juga dipotong, sebab katanya saya pembawa kuman," imbuh Castina.
Paling menyedihkan, Castina juga dikurung di dalam rumah oleh majikannya. Segala tindakannya diawasi oleh kamera CCTV yang dipasang di sudut rumah, untuk memastikan agar dia tidak kabur.
Castina juga tidak diizinkan menghubungi pihak keluarganya. Alih-alih melanggar, majikannya akan memberi ancaman potong gaji.
Baca Juga: 11 Tahun Hilang di Suriah, TKW Asal Sumbawa Akhirnya Ditemukan
"Tak boleh telepon ke rumah, Udah gak kuat pengin cari majikan baru. Tapi dia (majikan) gak boleh," keluh Castina .
Mendengar curhatan wanita itu, sang perekam video pun berjanji akan membantu Castina dengan melaporkan kejadian ke Kementerian Tenaga Kerja (MOM).
Tak lama, seorang yang mengaku sebagai kerabat Castina memberi komentar dalam unggahan Chun Ming. Ia berterima kasih kepada orang yang bersedia membantu saudaranya.
Sementara pihak MOM, melalui Facebook mengabarkan tengah menginvestasi kejadian yang dialami Castina. Wanita itu kekinian telah diamankan di kedutaan Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah
-
Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara
-
PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?
-
Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR