- Skywalk Kebayoran Lama dikeluhkan berbau menyengat akibat kotoran kucing liar di lantai.
- Aktivitas pemberian makan kucing secara sembarangan menjadi penyebab utama masalah kebersihan tersebut.
- Gubernur Pramono Anung menginstruksikan percepatan pembersihan dan penertiban seluruh fasilitas pedestrian Jakarta.
Suara.com - Masalah kebersihan akibat kotoran kucing liar di Skywalk Kebayoran Lama kembali menjadi sorotan publik pada awal Februari 2026. Jalur penghubung antara Halte Velbak dan Stasiun Kebayoran Lama tersebut dikeluhkan pengguna karena aroma tidak sedap yang sangat menyengat.
Fenomena ini diduga dipicu oleh aktivitas street feeding atau pemberian makan kucing liar yang tidak pada tempatnya oleh oknum warga. Mengingat lantai skywalk menggunakan material kayu (conwood), kucing tidak dapat mengubur kotorannya secara alami. Akibatnya, kotoran hewan tercecer di jalur pedestrian dan berisiko terinjak oleh pejalan kaki.
Meski petugas rutin melakukan pembersihan, noda bekas kotoran seringkali membekas secara permanen pada permukaan lantai jembatan. Padahal, Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan titik pemberian makan khusus di bawah tangga JPO Halte Velbak serta memasang papan imbauan bertajuk "Keep The Skywalk paws-itively clean!". Namun, laporan per Selasa (3/2/2026) menunjukkan masalah ini terus berulang akibat kurangnya disiplin warga.
Menanggapi persoalan tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan pernyataan tegas terkait komitmennya menjaga ketertiban fasilitas publik.
"Dalam hari-hari ini, saya secara khusus ingin menertibkan Jakarta agar menjadi lebih bersih, apalagi sudah ada arahan dari Bapak Presiden," ujar Pramono di Balai Kota, Rabu (4/2/2026).
Pramono menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat membersihkan seluruh area pedestrian yang telah dibangun pemerintah. Ia menekankan bahwa fungsi trotoar maupun jembatan penyeberangan harus dikembalikan sesuai peruntukannya tanpa gangguan aktivitas lain.
"Tempat-tempat yang memang harus dibersihkan, saya minta segera dibersihkan, termasuk trotoar yang sudah dibangun. Saya tidak izinkan digunakan sembarangan, termasuk untuk parkir dan berdagang," tegas Pramono.
Saat ini, pihak Transjakarta bersama Pasukan Oranye (PPSU) terus melakukan penyisiran intensif menggunakan cairan pembersih di sepanjang area skywalk. Sebagai langkah jangka panjang, Pemprov DKI juga terus menggalakkan program sterilisasi massal guna mengendalikan populasi kucing liar di Jakarta.
Baca Juga: Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!