Suara.com - Belum lama ini, seorang turis wanita asal Vietnam dilarang berkunjung ke Australia selama 3 tahun usai dirinya membawa banyak daging babi di dalam kopernya.
Dilansir dari laman Fox News, Rabu (16/10/19), wanita berusia 45 tahun yang tidak disebutkan namanya itu tiba di Bandara Sidney dengan membawa koper.
Ternyata koper tersebut ada yang berisi 22 pon makanan, salah satunya yakni daging babi.
Tentu saja, pihak keamanan bandara di Australia mengungkapkan bisa jadi daging yang dibawa wanita itu berisiko terkena flu babi Afrika.
Tak cuma satu, wanita ini membawa beberapa makanan yang terdiri dari daging babi matang dan belum dimasak.
Alhasil, akibat barang bawaan dalamm kopernya, wanita tersebut dipulangkan kembali ke Vietnam.
Reuters melaporkan bahwa sampai dengan bulan September lalu, 63 provinsi di negara Asia Tenggara terkena dampak wabah mematikan itu.
Sekitar 4,7 juta babi terpaksa dimusnahkan karena terjangkit wabah flu babi Afrika.
"Karena berpotensi menjadi peristiwa wabah hewan terbesar di dunia, lantas muncul kepercayaan bahwa seseorang bisa saja sengaja membawa daging babi melewati perbatasan negara kita," tutur Menteri Pertanian Australia kepada BBC.
Baca Juga: Awas Boros! Turis Paling Banyak Habiskan Uang di Negara Ini
Australia tengah meningkatkan upaya untuk mencegah flu babi masuk ke negara mereka.
Oleh karenanya dilakukan pemeriksaan keamanan yang sangat ketat terkait paket dan bagasi penumpang, terutama di bandara internasional.
Flu babi Afrika ini disebut-sebut sebagai salah satu penyakit paling berbahaya bagi hewan ternak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT
-
Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau
-
Cerita ASN Terobos Api Lewat Tangga Darurat Saat Kebakaran Gedung Kemendagri
-
Luncurkan Buku, Sekjen Golkar Sarmuji Tegaskan Politik Harus Menolong Rakyat
-
Apa Isi Piagam ASEAN? Disinggung China Terkait Izin Terbang Militer AS di Wilayah Indonesia
-
16 Mahasiswa IPB Diskors Usai Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual
-
Legislator DKI Hardiyanto Kenneth Endus Praktik 'Parkir Gelap' di Mal Jakarta
-
Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga Papua Menyerah: Jangan Sembunyi!
-
Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025