Suara.com - Budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah atau hidroponik kembali di buat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Kali ini hidroponik dibuat di Rumah Susun (Rusun).
Budidaya tanaman ini juga pernah dibuat di kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Balai Kota, dengan nama Balkot farm. Hidroponik kali ini dibuat di Rusun KS Tubun dan Jatirawasari, Jakarta Barat (Jakbar).
Program ini merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank DKI terhadap warga Jakarta. Wali Kota Jakbar, Rustam Effendi menyatakan kegiatan ini perlu diapresiasi.
“Bagi saya, apa yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat, patut kita dukung. Apa yang dilakukan Bank DKI sangat bermanfaat bagi warga rusun,” ujar Rustam dalam keterangan tertulis, Rabu (16/10/2019).
Direktur Utama PT Bank DKI, Zainuddin Mappa mengatakan kebun hidroponik yang dibuat di Rusun dapat memberdayakan masyarakat. Bahkan, lebih jauh lagi, kebun hidroponik bisa dikembangkan untuk kegiatan usaha.
”Sehingga dapat menjadi stimulus bagi warga penghuni rusun untuk menjadi pengusaha tanaman sayuran hidroponik,” kata Zainuddin.
Menurutnya jika itu dilakukan, maka kebun hidroponik bisa melahirkan pengusaha di Rusun. Pihaknya juga menyatakan akan membuka memungkinkan mendukung dengan menyiapkan permodalan.
“Saya hitung-hitung dengan skala satu keluarga, bisa kita berikan permodalan. Nanti mereka tinggal bayar pengembalian pinjaman pokoknya dari hasil kebon yang mereka punya,” jelasnya.
Zainuddin juga menganggap dengan semakin banyaknya warga yang menjadi pengusaha tanaman hidroponik, maka kebutuhan sayur mayur di DKI Jakarta bisa terpenuhi. Dampaknya, kata Zainuddin, bisa terjadi pengendalian harga sayur mayur di Jakarta dengan pemanfaatan lahan kosong ini.
Baca Juga: Balai Kota DKI Dihijaukan Tanaman Hidroponik
Peresmian ini juga dihadiri Kadin Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta, Kelik Indriyanto, Kepala UPRS KS Tubun dan Jatirawasari, Sarjoko. Kedepannya Zainuddin menyebut pihaknya berencana untuk membangun kebun hidroponik di delapan Rusunawa di Wilayah DKI Jakarta secara bertahap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Pledoi Laras Faizati Dianggap Angin Lalu, Jaksa Tetap Tuntut Laras Faizati 1 Tahun Penjara
-
Jadi Tersangka Kasus Ijazah Palsu, Wagub Babel Penuhi Panggilan Mabes Polri: Tidak Ada Niat Jahat
-
Terbongkar Love Scamming Lintas Negara di Jogja, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
-
KPK Pecah Suara? Wakil Ketua Akui Ada Keraguan Tetapkan Tersangka Korupsi Kasus Haji
-
Paradoks Kebahagiaan Rakyat: Ketika Tawa Menutupi Pemiskinan yang Diciptakan Negara
-
Kemendagri Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat BPBD di Seluruh Daerah
-
Guru Besar UNM Soroti Pasal Penghinaan di Era 'Big Bang' Transformasi Hukum 2026
-
Benarkah Rakyat Indonesia Bahagia Meski Belum Sejahtera? Begini Pandangan Sosiolog UGM
-
Tolak Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme, Koalisi Sipil: Berbahaya Bagi Demokrasi dan HAM
-
Survei UGM: 90,9% Masyarakat Puas Atas Penyelenggaraan dan Pelayanan Transportasi Libur Nataru