Suara.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengimbau semua pihak untuk terus menjaga kondusivitas jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 pada Minggu (20/10/2019).
Menurut Emil, demikian Ridwan Kamil disapa, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota sudah melakukan sejumlah upaya untuk memastikan kondusivitas di wilayahnya.
“Sudah banyak (imbauan dari Pemdaprov Jabar). Kepala daerah tingkat dua sudah dikoordinasi untuk mendoakan di masjid dan semua rumah ibadah. Ada dukungan secara keamanan dan spiritualitas. Bagaimana pun, ini wajah kita,” kata Emil di Kota Bandung, Sabtu (19/10/2019).
Emil pun memastikan bahwa situasi Tanah Pasundan kondusif. Hal itu dikarenakan tidak ada laporan terkait gangguan keamanan.
Dia meminta semua pihak untuk menjaga situasi di media sosial dengan mengunggah hal-hal positif yang menyejukkan.
“Sebaiknya kita fokus dan tidak melihat ke masa lalu, tapi kita fokus melihat masa depan. Yang kedua, kita harapkan seluruh daerah menjaga kondusivitas dan memberikan dukungan,” ucapnya.
“Saya titip postingan-postingan (di media sosial) juga memberikan suasana yang sejuk, dukungan, dan doa, untuk pelaksanaan ini berlangsung dengan nyaman,” tambahnya.
Emil mengatakan, ia akan menghadiri pelantikan tersebut secara langsung. Setelah pelantikan, kata dia, dukungan kepada Presiden-Wakil Presiden mesti terus digelorakan. “Saya akan hadir, ada undangannya, dan kita, setelah itu (pelantikan), kita dukung,” tutupnya.
Baca Juga: Ridwan Kamil Dinobatkan sebagai Inspirational Leader Asia Pasifik
Berita Terkait
-
Jika Ditawari Jadi Menteri Jokowi, Ridwan Kamil Tegaskan Bakal Tolak
-
WJIS 2019, Kesepakatan Investasi Sentuh Sektor Pendidikan Kemaritiman
-
WJIS 2019 Berhasil Jadi Wadah bagi Investor Domestik dan Asing
-
26 Nota Kesepahaman Proyek Investasi Jabar Ditandatangani di WJIS 2019
-
Ridwan Kamil Terapkan Proactive Government untuk Akselerasi Investasi
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Kemendagri Klarifikasi Informasi Penggunaan KTP-el dan Fotokopi Identitas
-
DPR Kritik SE Mendikdasmen: Hanya Solusi Jangka Pendek, Tapi Status Guru Honorer Masih Tak Jelas
-
Pemodal Masih Diburu! Bareskrim Pastikan 275 WNA Kasus Judol Hayam Wuruk Disidang di Indonesia
-
Penampakan Gudang PT Indobike Isi Ribuan Motor Honda-Yamaha Hasil Kejahatan Fidusia di Jaksel
-
Pemerintah Dorong Kampus Kelola MBG, DPR: Jangan Sampai Ganggu Fokus Pendidikan
-
Terbongkar! Skandal PT Indobike, Raup Rp26 M dari Ekspor Ribuan Motor Hasil Kejahatan Fidusia
-
Andrie Yunus Tolak Bersaksi di Sidang Militer, KontraS: Kasus Air Keras Itu Pidana Umum!
-
KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus
-
RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan
-
Garuda Yaksa FC Lolos ke Liga 1, DPR Sebut Prestasi Diraih Murni dari Lapangan