Suara.com - Identitas sosok yang membawa senjata tajam yang kedapatan membawa senjata tajam di Hotel Raffles, Setiabudi, Jakarta Selatan akhirnya terkuak. Hal itu diketahui usai tersangka IL menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.
Diketahui, IL menyimpan senjata tajam jenis parang dalam mobil Nissan Tera yang terparkir di hotel tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menyebut jika IL mengaku memunyai gelar profesor doktor. Tak hanya itu, ia juga mengaku memunyai gelar Doctor of Philosopy atau Ph.D.
"Setelah kita lakukan pendalaman, kita cek, ternyata yang punya adalah yang sekarang terlapor Prof. Dr, mengakunya sebagai itu IL Phd, sudah di depannya ada doktor di belakangnya Ph.D," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Senin (21/10/2019).
Selain menemukan parang, polisi juga menemukan pelat nomor palsu. Dalam mobil IL ditemukan pelat nomor B 1 RI.
"Ini ada barang bukti parang kemudian di mobil juga ada ditemukan pelat mobil yang diduga palsu karena platnya apa ? B 1 RI, kalau RI 1 kan presiden, ini B 1 RI," katanya.
Sebelumnya, polisi menangkap dua orang pria yang kedapatan membawa senjata tajam di Hotel Raffles, Jalan Prof DR Satrio, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Dua orang tersebut berinisial IL dan HS.
Kedua orang itu awalnya dicurigai karena kendaraan mereka menghalangi lintasan tamu negara yang akan menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden.
Saat didekati petugas, mereka ternyata dalam kondisi tertidur dan segera dibangunkan untuk menggeser mobilnya.
Baca Juga: Ditangkap! Eggi Sudjana Masih Diperiksa di Polda Metro, Rumah Digeledah
Setelah digeser, polisi kemudian melanjutkan pemeriksaan terhadap kedua orang itu, dan ditemukan senjata tajam dan pelat nomor kendaraan yang diduga palsu.
Berita Terkait
-
Masuk WAG Gagalkan Pelantikan Jokowi, Eggi Sudjana Disuruh Sumbang Dana Bom
-
Mulai 23 Oktober, Polisi Akan Gelar Operasi Zebra Jaya
-
1.500 Personel TNI-Polri Kawal Aksi Protes BEM SI ke Jokowi Sehari Dilantik
-
Usai Pelantikan Jokowi, Jalur Menuju Gedung DPR Kembali Dibuka
-
Pasca Ditangkap Polisi, Rumah Eggi Sudjana Sepi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!