Suara.com - Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menanggapi polemik Reklamasi Teluk Benoa, Kabupaten Badung, Bali yang perizinannya sudah dicabut oleh menteri sebelumnya, Susi Pudjiastuti.
Edhy mengatakan, secara umum, seluruh polemik yang menyangkut KKP akan segera diselesaikan melalui diskusi internal terlebih dahulu.
"Semua yang terjadi dalam internal kami akan saya bongkar, akan saya lihat, kami tak bisa gegabah soal kebijakan nasional," kata Edhy seusai Sertijab di KKP, Rabu (23/10/2019).
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu lalu mengalihkan pembicaraan ke visi misi Jokowi yang menginginkan nelayan Indonesia sejahtera.
"Tapi yang jelas pesan Pak Presiden Jokowi cuma dua, yang pertama perbaiki komunikasi dengan nelayan-nelayan, jangan sampai ada nelayan yang enggak diopeni, dan tak diurus, jangan ada satu pun nelayan yang terganggu dan harus dibina," ucapnya.
Untuk diketahui, menjelang berakhir masa jabatannya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi mengeluarkan keputusan penting.
Susi mengeluarkan Keputusan Menteri yang menetapkan kawasan Teluk Benoa sebagai Kawasan Konservasi Maritim. Hal ini juga merupakan tindak lanjut dari usulan Gubernur Bali Wayan Koster.
Penetapan Teluk Benoa sebagai Kawasan Konservasi Maritim tertuang dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor 46/KEPMEN-KP/2019 tentang KKM Teluk Benoa di Perairan Provinsi Bali tertanggal 4 Oktober 2019.
Dengan demikian, kebijakan tersebut sekaligus membatalkan proyek Reklamasi Teluk Benoa yang belakangan menjadi polemik terutama bagi masyarakat Bali.
Baca Juga: Susi Tak Lagi Jadi Menteri, karena Batalkan Reklamasi Teluk Benoa?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar