Suara.com - Isu mobil Alphard milik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang dipasangkan pelat nomor khusus kedinasan, turut mendapat tanggapan dari politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.
Ferdinand mengomentari cuitan yang menampilkan foto mobil yang diduga milik Prabowo Subianto, melalui jejaring Twitter pribadinya.
Ia lantas mempertanyakan soal kelengkapan surat kendaraan pribadi yang mendadak berubah berplat dinas.
Ferdinand bahkan me-mention akun TMC Polda Metro Jaya, untuk mendapat kejelasan bahwa kendaraan dengan plat nomor palsu melanggar peraturan lalu lintas dan berpotensi ditilang.
"TNKB hitam diganti plat Kemhan? Sudah diurus suratnya? Jangan sampai jadi plat palsu kategorinya, awas ditilang polisi. Betul ngga @TMCPoldaMetro?" cuitnya, Selasa (29/10/2019).
Seperti diketahui, akun Twitter @CintaNKRI08 mengunggah sebuah foto mobil Toyota Alphard bewarna putih persis milik Prabowo Subianto dengan plat nomor polisi berlogo Kemenhan 1-00.
Seketika foto itu membuat gempar media sosial dan memancing komentar miring dari warganet.
Kendati begitu kabar tersebut belum mendapat konfirmasi.
Namun, Prabowo masih menggunakan mobil pribadinya saat mengikuti sidang kabinet paripurna perdana dengan topik Arahan Presiden Republik Indonesia dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2020 di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (24/10) lalu.
Baca Juga: Demi Pasien Kanker, Kemenkes Diminta Ubah Permenkes Soal Obat Trastuzumab
Mobil Alphard berwarna putih dengan nomor polisi B 108 PSD terparkir di Kompleks Istana Kepresidenan.
Salah satu ajudan Prabowo yang enggan menyebutkan namanya menuturkan, plat khusus untuk menteri belum diterima Prabowo. Ia mengatakan untuk sementara Prabowo memilih menggunakan mobil pribadinya..
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Wamensos Agus Jabo Ajak PWI Gaungkan Program Sekolah Rakyat
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
-
Akal Bulus Maling di Jakbar: Nginap di Hotel Melati, Gasak Rumah Mewah Rp150 Juta Lewat Balkon
-
Akar Masalah Seleksi Hakim MK: Konfigurasi Kekuasaan dan Upaya Melahirkan 'Hakim Boneka'
-
Mabes Polri Endus Praktik Saham Gorengan di Balik IHSG Anjlok, Siap Buru Mafia Pasar Modal
-
IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia
-
Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
-
Kasus Resmi Dihentikan, Hogi Minaya Legowo Tak Tuntut Balik
-
Percepat Program Prioritas Pemerintah, Kemendagri Akan Gelar Rakornas Pusat & Daerah 2026
-
Akhirnya Senyum Lebar! Hogi Minaya Blak-blakan Soal Masa Kelam Jadi Tersangka