Suara.com - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia resmi mengumumkan pelaksanaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.
Melalui Pengumuman Nomor SEK.KP.02.01-745 tertanggal 1 November 2019, Kemenkumham menjelaskan jumlah formasi, jadwal seleksi dan persyaratan CPNS 2019.
Pengumuman ini juga disebarkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui akun Twitter resminya.
Kemenkumham akan membuka jumlah formasi sebanyak 4598. Formasi ini terdiri dari 4316 formasi umum, 180 formasi khusus putra/putri Papua dan Papua Barat, 83 formasi khusus cumlaude dan 19 formasi khusus disabilitas.
Penjaga Tahanan menjadi posisi yang paling banyak dibuka koutanya. Posisi dengan jenjang pendidikan SLTA sederajat ini membuka sebanyak 2875 kuota.
Jumlah kuota terbanyak kedua adalah posisi Pemeriksa Keimigrasian. Sebanyak 657 kursi akan diperebutkan di posisi tersebut.
Berikut ini persyaratan umum untuk CPNS 2019 Kemenkumham:
- Warga Negara Indonesia
- Memiliki karakteristik pribadi selaku penyelenggara pelayanan publik;
- Mampu berperan sebagai perekat NKRI;
- Memiliki intelegensia yang tinggi untuk pengembangan kapasitas dan kinerja organisasi;
- Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara atau melakukan tindak pidana kejahatan;
- Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, anggota TNI/POLRI, Pegawai BUMN/BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
- Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil,
prajurit TNI, anggota Polri, dan siswa sekolah ikatan dinas pemerintah; - Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;
- Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan;
- Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan jabatan yang dilamar;
- Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang;
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
- Bagi Wanita tidak bertato/bekas tato dan tindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain di telinga kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat dan bagi Pria tidak bertato / bekas tato dan tindik / bekas tindik pada anggota badan kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat
Jadwal pelaksanaan seleksi CPNS 2019 Kemenkumham.
- Pendaftaran online (sscasn.bkn.go.id): 11-25 November 2019
- Pengumuman hasil seleksi administrasi berkas: 12 Desember 2019
- Masa sanggah: 13-15 Desember 2019
- Jawaban sanggah: 13-19 Desember 2019
- Verifikasi jenis/tingkat Disabilitas dan Pemberian Kartu Ujian (khusus formasi penyandang disabilitas): 15-20 Desember 2019
- Cetak nomor ujian secara online: 26-31 Desember 2019
Penjelasan selengkapnya dapat diakses pada link cpns.kemenkumham.go.id tersebut.
Baca Juga: KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Dirut Garuda Emirsyah Satar
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M
-
Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id
-
Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok
-
Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?
-
Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
-
Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?
-
50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?
-
Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja
-
Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia
-
PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan