Suara.com - Ketua DPP Partai Nasdem Taufik Basari mengatakan, tidak ada pergantian ketua umum dalam kongres Partai Nasdem yang diagendakan pada 8-11 November di Kemayoran, Jakarta.
Ia mengatakan, seluruh pengurus partai di tingkat provinsi hingga daerah menyatakan dukungan kepada Surya Paloh untuk tetap menjabat seagai ketua umum.
“Kalau dari pandangan-pandangan yang sekarang beredar di berbagai wilayah, provinsi, termasuk dari DPP, ya sepertinya kami masih membutuhkan sosok Surya Paloh untuk memimpin Partai Nasdem ini,” kata Taufik di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2019).
Ia mengatakan, tidak ada peluang untuk Suya Paloh tidak lagi terpilih. Dengan begitu, ia memastikan sosok yang akan memimpin Nasdem selanjutnya masih Surya Paloh.
“Tak ada, kami semua memang masih melihat bahwa kami membutuhkan Pak Surya Paloh untuk memimpin Partai Nasdem saat ini, meskipun kami juga persiapkan apa pun,” kata Taufik.
Kendati begitu, ia belum dapat memastikan soal posisi sekretaris jenderal apakah akan ada pergantian atau tidak.
Diketahui, posisi tersebut kini masih dijabat oleh Johnny G Plate yang sekarang menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika.
Sebab pergantian tersebut sepenuhnya merupakan wewenang dari Ketua Umum Nasdem.
Taufik menjelaskan, pelaksanaan kongres pada akhir pekan besok buka hanya sekadar agenda rutin lima tahunan berupa pemilihan ketua umum dan pengurus partai.
Baca Juga: Harmonis, Surya Paloh Peluk Presiden PKS Sohibul Iman
“Yang paling penting adalah bagaimana kami ingin merumuskan dasar-dasar kepartaian dan kontribusi apa yang bisa partai berikan buat bangsa ini. Oleh karena itu kami bikin rangkaian panjang untuk menghadapi kongres tersebut, melibatkan berbagai pihak, tokoh-tokoh, ahli-ahli politik, ekonomi, kebangsaan,” kata Taufik.
Berita Terkait
-
Anies akan Beri Sambutan di Kongres Nasdem, Sinyal Maju Pilpres 2024?
-
Ta'aruf Politik PKS - Partai Nasdem hasilkan 3 Kesepakatan Politik
-
Heboh Lem Aibon hingga Bolpoin, Nasdem Tantang Anies Buka-bukaan ke Publik
-
Wasekjen PDIP: Partai Nasdem Jangan Mainkan Politik Dua Kaki
-
Harmonis, Surya Paloh Peluk Presiden PKS Sohibul Iman
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Jokowi ke Makassar, Pidato di Rakernas PSI: Ada Kejutan Soal Posisi Strategis?
-
Warga Kampung Sawah Gelar Aksi Tolak Hiburan Malam Party Station
-
Akhir Pekan Basah, BMKG Rilis Peringatan Dini Waspada Hujan di Jakarta
-
Hasan Nasbi Bicara Peluang PSI Masuk Senayan: Tergantung Konsistensi Partai
-
Survei CISA: 81,2 Persen Masyarakat Tolak Polri di Bawah Kementerian
-
Wamensos Agus Jabo Ajak PWI Gaungkan Program Sekolah Rakyat
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
-
Akal Bulus Maling di Jakbar: Nginap di Hotel Melati, Gasak Rumah Mewah Rp150 Juta Lewat Balkon
-
Akar Masalah Seleksi Hakim MK: Konfigurasi Kekuasaan dan Upaya Melahirkan 'Hakim Boneka'
-
Mabes Polri Endus Praktik Saham Gorengan di Balik IHSG Anjlok, Siap Buru Mafia Pasar Modal