Suara.com - Terekam kamera, aksi seorang kakek-kakek kuburkan cucunya yang masih bayi. Peristiwa itu terjadi di India baru-baru ini.
Aksi kakek itu menjadi sorotan setelah videonya dibagikan pengguna Twitter @NikhilReddyInc. Tampak petugas polisi berusaha menggagalkan aksi tersebut.
Mengutip laman Daily Mail, Selasa (5/11/2019), kepolisian India mengonfirmasi kejadian kakek-kakek dan seorang pria yang tepergok menguburkan cucunya di kawasan Hyderabad.
"Pagi ini, seorang pengemudi mobil di tempat perhentian bus Jubilee memperhatikan dua orang dengan tas di tangan mereka. Mereka sedang menggali lubang di tanah. Melihat pemandangan itu, pengemudi mobil itu segera melaporkan tentang kejadian itu kepada polisi," kata seorang petugas polisi kepada NDTV.
Para pelaku mengatakan, bayi itu telah meninggal di rumah sakit. Namun sopir taksi yang menjadi saksi, melihat bayi itu masih bergerak di bawah selimut.
"Mereka mengira bayi itu telah meninggal dan diberitahu oleh anggota keluarga lainnya untuk tidak membawa jenazahnya pulang," kata petugas polisi A. Srinivasulu.
Beruntung, bayi malang itu berhasil diselamatkan. Sementara kedua pelaku dibebaskan karena alasan ketidaktahuannya itu.
"Kami lega, bayinya itu berhasil diselamatkan," sambung petugas.
Sementara itu, negara India sendiri nyatanya memiliki masalah dengan kasus pembunuhan bayi perempuan lantaran dianggap sebagai beban ekonomi. Alasannya, untuk menikahkan anak perempuan harus membayar mahar.
Baca Juga: Bayi di Palembang Tewas setelah Dimasukkan ke Mesin Cuci
Sebelum kejadian ini, seorang bayi baru lahir juga ditemukan dalam pot tanah liat. Ia diduga telah bertahan selama dua hari dalam kondisi itu, sebelum ditemukan oleh seorang saksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra