Suara.com - Insiden ambruknya jembatan di Montigo Resort, Nongsa menjadi atensi pihak kepolisian. Dalam peristiwa itu, sejumlah wisatawan asal Singapura mengalami luka-luka.
Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo seperti dikutip Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, mengatakan polisi akan mendatangkan ahli konstruksi bangunan untuk mengetahui ambruk jembatan tersebut.
"Dari hasil pemeriksaan oleh ahli konstruksi itu akan diketahui apa penyebab kejadian tersebut," kata Prasetyo di RS Bhayangkara Polda Kepri, Sabtu (9/11/2019).
Jika dari hasil pemeriksaan ahli konstruksi ditemukan kelalaian, Prasetyo menegaskan akan muncul tersangka.
Sejauh ini, lanjut dia, ada 7 dari 10 saksi yang dimintai keterangan. Ketujuh saksi itu berasal dari manajemen Montigo Resort selaku pengelola dan agen perjalanan.
Sebelumnya, Marketing Comunication Montigo Resort, Ilham Wibisono dalam siaran persnya menyebutkan insiden ini terjadi karena kelebihan kapasitas, saat kejadian ada sekitar 30 orang yang terkonsentrasi di area jembatan. Padahal jembatan tersebut fungsinya untuk area lalu lalang saja, bukan untuk berkumpul di satu titik tertentu.
Sementara itu, pihaknya mengaku tanda-tanda peringatan telah dipasang di dekat jembatan. "Penyelidikan telah diluncurkan, dan kami bekerjasama dengan otoritas yang berwenang dan kepolisian setempat," jelasnya.
Berita Terkait
-
Jembatan di Batam Ambruk saat Turis Selfie, 13 Orang Jatuh ke Laut
-
3 Jenazah WNI Korban Jembatan Ambruk di Taiwan Segera Dipulangkan
-
2 WNI Dinyatakan Tewas Dalam Insiden Jembatan Ambruk di Taiwan
-
Jembatan Ambruk di Taiwan, 7 WNI Jadi Korban
-
Diprakarsai BJ Habibie, Begini Megahnya Jembatan Barelang di Batam
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kenal Korban Sejak SMP, Pemuda 19 Tahun Jadi Tersangka Pencabulan Anak di Cisauk
-
Kiriman Air dari Tangerang Bikin Banjir di Jakbar Terparah, Pramono Tambah Pompa dan OMC
-
Pasti Dilunasi, Intip Perjalanan Warisan Utang Indonesia yang Tak Pernah Gagal Dibayar
-
Rotasi Besar Polri, Irjen Sandi Nugroho Geser Andi Rian di Polda Sumsel!
-
Soal Fenomena WNI Gabung Militer Asing, Komisi I DPR Ingatkan Risiko Kehilangan Kewarganegaraan
-
Keluarga Tolak Visum, Polisi Tak Lanjutkan Penyelidikan Kematian Lula Lahfah?
-
Kasatgas Tito Karnavian Apresiasi Progres Pemulihan Pascabencana Tapanuli Tengah
-
Longsor di Bandung Barat: 89 Warga Diduga Tertimbun, DPR Desak Basarnas Gerak Cepat
-
Indonesia Siap Beri Pengaruh di Dewan Perdamaian Agar Tetap Menuju Kemerdekaan Palestina
-
Bersama TP PKK, Kasatgas Tito Karnavian Turun Langsung Bantu Warga Terdampak di Aceh Tamiang