Suara.com - Polisi mencatat ada sebanyak 10 mahasiswi di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan menjadi korban aksi perekaman yang dilakukan pemuda cabul berinisial AA.
Selama menjalankan aksinya, tersangka memasang kamera GoPro di toilet Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar agar bisa merekam mahasiswi saat sedang buang air.
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan sebanyak 10 mahasiswi terekam di dalam kamera tersebut.
"Kalau jumlah korban yang terekam di kamera ada 10 orang, kemudian durasinya itu video semua itu 51 menit 21 detik," kata Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan seperti dikutip dari Kabarmakassar.com--jaringan Suara.com, Senin (11/11/2019).
Lebih lanjut, Mengatas mengatakan, hasil rekaman mahasiswa yang direkam tersangka saat di toilet kampus itu bakal diungkap di persidangan.
“Itu nanti di pengadilan kita tahu, nantikan saja persidangannya,” ujar mengatas.
Diberitakan sebelumnya, Kapolsek Somba Opu, Kompol Syafei mengatakan AA ditangkap di bundaran Samata, Gowa, Kamis (7/10). AA , kata polisi, mengakui GoPro dan handphone tersebut miliknya.
"Aksi pertama dan kedua itu diketahui para mahasiswa yang menuju ke toilet untuk mengambil air wudu dan buang air kecil dan pelaku kami amankan tidak jauh dari lokaasi kampus tepatnya di Bundara Samata Gowa," ungkap Syafei.
AA juga mengaku tidak menyebarkan hasil rekaman video itu ke orang lain semata-mata hanya untuk komsumsi pribadi, yakni memuaskan hasrat pribadi.
Baca Juga: Septic Tank Meledak Tewaskan Tukang Sedot WC, Pemilik Rumah Ikut Terluka
“Videonya tidak saya kasih teman-teman dan tidak juga saya sebar,” jawabnya saat dikonferensi pers Polsek Somba Opu belum lama ini.
Pelaku AA dipersangkakan polisi dengan Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat 1 huruf d dan atau Pasal 35 Jo Pasal 9 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman paling tinggi 12 tahun penjara.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Kampus UIN Alauddin belum sama sekali mengeluarkan pernyataan resmi untuk memberikan keterangan terkait kejadian yang dialami mahasiswa dan lokasi tempat terjadi di kampus tersebut.
Berita Terkait
-
Pasang Kamera dalam Toilet Kampus, Mahasiswa Fakultas Syariah Ditangkap
-
Diperkosa di Kelas hingga Kandang Ayam, Dalih Kiai Gufron Sayangi Murid
-
Mahasiswa Undip Ini Kembangkan Donat Rendah Gula dan Lemak
-
Mantap Betul, Mahasiwi Undip Bikin Donat Sehat yang Rendah Gula dan Lemak
-
Sarung Gambar Hello Kitty jadi Saksi Bisu Aksi Cabul Kiai Gufron ke Murid
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek