News / Metropolitan
Senin, 11 November 2019 | 20:23 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganggap trotoar yang lebar tidak memperburuk kemacetan kendaraan di Jakarta. Ia justru menilai mobil dan sepeda motor sebagai biang kemacetan.

Anies  bersama Pemerintah Provinsi Jakarta tengah gencar membangun trotoar yang lebar. Trotoar yang diperlebar dengan memakan badan jalan ini kerap menuai kontroversi.

"Setahu saya yang bikin macet itu mobil dan motor ya, bukan trotoar ya," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).

Menurut Anies, pelebaran trotoar tidak memperparah kemacetan karena panjang jalan tidak bertambah. Namun jumlah kendaraan bermotor yang bertambah yang harus dikurangi.

"Sesungguhnya panjang jalan di Jakarta tidak berubah. Panjang jalan di Jakarta itu segitu. Jumlah kendaraan bermotornya yang meningkat banyak," jelasnya.

Karena itu, ia menganggap solusi kemacetan di Jakarta adalah membuat warga beralih menggunakan angkutan umum.

Selain itu, dengan trotoar yang bagus akan memperbanyak pejalan kaki dan pesepeda.

"Dengan adanya trotoar juga, kami berharap warga bisa berjalan kaki lebih banyak. Kami berharap penggunaan sepeda juga lebih banyak," kata dia.

Baca Juga: Ogah Pusing, Anies Berpesan Wagub Terpilih Harus Ikuti Visinya

Load More