Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih
Senin, 11 November 2019 | 19:04 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku tidak mau ambil pusing soal siapa yang akan menjadi pendampingnya sebagai Wakil Gubernur (Wagub).

Dia mengaku tak mempermasalahkan siapapun yang menjabat Wagub. 

Namun, Anies berpesan agar wagub yang terpilih nantinya bisa mengikuti visi Gubernur.

Diketahui, saat ini terdapat enam nama dalam bursa Cawagub dari PKS dan Gerindra.

Menurut Anies, dari enam orang itu tidak ada satupun yang benar-benar memahami visi yang ia canangkan bersama Sandiaga Uno saat kampanye Pilkada 2017 lalu.

"Nomor satu, dia (wagub terpilih) ikut pada visi Gubernur. Karena yang menjadi calon wakil itu sekarang tidak ada satu pun yang pernah ikut kampanye," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).

Menurutnya, enam kandidat itu tidak sepenuhnya mengetahui janji-janji politiknya kepada warga DKI. Karena itu, siapapun yang terpilih harus mempelajarinya dulu.

"Kalau ikut kampanye, pasti meresapi kan isi janji? Kalau ini kan harus belajar. Jadi pertama, komitmen pada visi itu, karena itu yang menjadi janji," jelasnya.

Sebelumnya, terdapat empat nama yang dicalonkan Gerindra sebagai Cawagub DKI, yakni Sekretaris Daerah DKI, Saefullah, Dewan Penasihat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Yuliantono dan Sekretaris Jenderal Gerindra Riza Patria.

Sementara PKS masih dengan dua nama lamanya. Yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.