Suara.com - Seorang wanita asal Malaysia mengaku diusir oleh sang suami dari rumah lantaran terlalu asyik menyaksikan drama Korea.
Bahkan sang suami mengancam akan mengembalikan istrinya kepada sang ibu, bila masih menyaksikan drama Korea.
Suara.com mengutip dari World of Buzz, Rabu (20/11/2019), kisah wanita ini dibagikan melalui grup Facebook Kisah Rumah Tangga.
Dalam grup tersebut, sang wanita mengaku malu untuk menceritakan kisahnya namun ia benar-benar bingung untuk mengambil sikap.
Dalam unggahannya, ibu satu anak itu mengaku bila ia adalah penggemar berat drama Korea. Ia bisa menyaksikan drama Korea hingga pukul 3 pagi setiap harinya.
Suatu hari, sang suami yang dikenal baik dan sabar itu melempar remot televisi ke arah sang istri. Beruntung sang istri bisa menghindar.
"Dia marah karena aku sering mengabaikannya, menonton drama Korea hingga pukul 3 pagi dan bilang aku pemalas. Drama Korea adalah satu-satunya hiburan saya," ungkap si wanita.
Sang suami memberikan peringatan kepada istrinya dan menyuruh istrinya kembali ke rumah ibunya. Bahkan sang suami juga memintanya memilih antara ia atau drama Korea.
Saat wanita itu pergi ke rumah ibunya dan menceritakan semua masalahnya, sang ibu menampar wanita itu dengan sangat keras.
Baca Juga: Tilap Duit Tilang Rp 3 Miliar, Pegawai Kejari Rembang Dituntut 5 Tahun Bui
"Suamiku baik, aku minta nasihat apa yang harus ku perbuat. Aku menyayangi suamiku tetapi aku tidak bisa meninggalkan drama Korea," ungkapnya.
Kisah sang wanita itu mendapatkan sorotan dari warganet. Banyak warganet yang menyayangkan sikap wanita itu dan meminta si wanita agar tidak berlebihan dalam mencintai sesuatu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
7 Fakta Tragis NS di Sukabumi: Remaja 12 Tahun Meninggal Diduga Korban Kekerasan Ibu Tiri
-
Busyro Muqoddas Ingatkan Bahaya Kriminalisasi Aktivis, Soroti Pola Lama Penegakan Hukum
-
Saraswati Fellowship Wisuda Angkatan Pertama: 30 Perempuan Siap Jadi Pemimpin Masa Depan
-
Terkait Rencana Borong 105 Ribu Mobil dari India, KPK Langsung Wanti-wanti Hal Ini!
-
Profil Bripda Muhammad Rio: Eks Brimob Polda Aceh yang Membelot Jadi Tentara Rusia
-
KPK Soroti Pengadaan 105 Ribu Mobil India Mahindra oleh Agrinas: Waspada Praktik Pengondisian
-
Cak Imin Pastikan Bantuan BPJS Tepat Sasaran, Masyarakat Miskin Tetap Bisa Berobat
-
Komisi XII DPR Minta ESDM Hitung Akurat Kebutuhan Energi Ramadan-Lebaran: Jangan Ada Kurang Pasokan
-
Seorang Pemotor Tewas Usai Tertemper Kereta Bandara di Perlintasan Kalideres Jakbar
-
Komisi III DPR Beri Deadline 1 Bulan ke Kapolri, Ambil Alih dan Sikat Habis Oknum Polisi Bermasalah!