Suara.com - Presiden Jokowi direncanakan memperkenalkan para staf khusus yang membantunya dalam periode pemerintahan 2019-2024, Kamis (21/11/2019).
Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, Jokowi akan mengumumkan 12 nama stafsus yang komposisinya terdiri dari orang-orang lama serta baru.
"Presiden akan segera mengumumkan nama-nama itu secara langsung. Mudah-mudahan akan diperkenalkan pada hari ini. Ada 12 nama, 5 nama lama, tujuh nama baru," ujar Pramono di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (21/11/2019).
Pramono tak mau memberikan bocoran tentang daftar nama stafsus tersebut. Dia juga enggan mengonfirmasi isu Putri Indahsari Tanjung, anak pengusaha Chairul Tanjung, yang bakal mengisi posisi stafsus.
“Mengenai nama-nama itu sepenuhnya kewenangan bapak presiden," ucap dia.
Sebelumnya, nama Putri Tanjung dikabarkan akan menjadi stafsus Jokowi. Kabar tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani.
Arsul tidak begitu tahu pasti soal siapa saja tokoh muda yang akan diangkat oleh Jokowi sebagai stafsus, tetapi Arsul menyebut nama Putri Tanjung.
"Saya tidak mendengar secara jelas, tapi kabar-kabarnya ada anaknya Pak Chairul Tanjung juga," kata Arsul.
Baca Juga: Rekrut Milenial, Putri Tanjung Kabarnya Mau Diangkat Jokowi jadi Stafsus
Berita Terkait
-
Jokowi Targetkan Kemudahan Berusaha Indonesia Ada di Peringkat 40 Dunia
-
Rekrut Milenial, Putri Tanjung Kabarnya Mau Diangkat Jokowi jadi Stafsus
-
Bahas Peningkatan Ekspor, Jokowi Bertemu Pengusaha Tekstil di Istana
-
Jokowi Yakin Hilirisasi Bisa Selesaikan Defisit Neraca Perdagangan
-
Sepur Kluthuk Jaladara, Kereta yang Berusia Lebih dari Seratus Tahun
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
KPK Endus Perintah Petinggi Maktour Travel untuk Hancurkan Barang Bukti Kasus Haji
-
Pejabat OJK-BEI Mundur Saja Tak Cukup, Ketua Banggar DPR Desak Rombak Aturan 'Free Float'
-
Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, KPK Telusuri Komunikasi Ridwan Kamil dan Aliran Dana Miliaran
-
Gus Yahya Buka Suara: Tambang Jadi Biang Kerok Kisruh di Tubuh PBNU?
-
KPK Sita Dokumen Proyek Hingga Barang Bukti Elektronik dari Kantor Wali Kota Madiun
-
KPK Gandeng BPK Periksa Gus Yaqut Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
PBNU Rayakan Harlah Satu Abad di Istora Senayan Besok, Prabowo Dijadwalkan Hadir
-
KPK Bongkar Alur Jual Beli Kuota Haji Khusus: Siapa 'Main' di Balik 20.000 Kuota Tambahan?
-
Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara
-
Usut Kasus Bupati Sudewo, KPK Bakal Telusuri Dugaan Pemerasan Calon Perangkat Desa di Wilayah Lain