Reza Gunadha | Ummi Hadyah Saleh
Senin, 25 November 2019 | 14:40 WIB
Fadli Zon. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Sekretaris Kabinet Pramono Anung tak mempermasalahkan pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, yang menyindir tujuh Staf Khusus Presiden Jokowi dari kalangan milenial sekadar lipstik atau pajangan.

Pramono justru mengakui rindu terhadap pernyatan-pernyataan Fadli Zon yang dulu kerap kali mengkritik pemerintah.

"Terus terang kami kangen kalau Pak Fadli (Fadli Zon) enggak bilang itu," ujar Pramono di kantornya, Senin (25/11/2019).

Pramono menganggap pernyataan Anggota Komisi I DPR itu merupakan sebuah hiburan dari Senayan kepada dirinya dan Jokowi.

"Jadi kami anggap saja itu hiburan dari Senayan (DPR) untuk Pak presiden dan buat kami semua, dari Pak Fadli," kata dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum partai Gerindra Fadli Zon menyindir staf khusus Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang berasal dari kalangan milenial. Menurutnya tujuh staf itu hanya sekadar lipstik.

“Cuma lipstik, pajangan sajalah itu. Kita mau melihat kinerja orang pada kapasitas kapabilitas, tidak melihat umur, harusnya," ujar Fadli di kantor Lemhannas, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2019).

Fadli beranggapan, seharusnya staf yang baik dinilai dari kemampuannya dalam bekerja, bukan umur.

Selain itu, ia menganggap pembentukan staf khusus milenial hingga penambahan wakil menteri bertentangan dengan ungkapan Jokowi yang ingin merampingkan birokrasi. Ia menyebut Jokowi kerap kali melanggar ucapannya sendiri.

Read more...