Suara.com - Pakar ilmu politik asal Inggris Sir Bernard Crick menilai asal usul ideologi sosialisme yang lahir pasca Revolusi Prancis 1789 masih samar. Selain itu, menurutya ada sosialisme yang telah berkembang sebelum digaungkan Karl Marx sebagai paham pengganti kapitalisme.
Dua alasan ini kemudian menggugah rasa penasaran Bernard Crick untuk menghadirkan ulasan singkat namun berkualitas mengenai seluk beluk sosialisme. Hingga terwujud dalam sebuah buku bertajuk Sosialisme Konsep dan Cara Berpikir Sosialis yang pertama kali diterbitkan pada 1988.
Tak sekadar menguliti tentang sejarah, teori maupun praktik sosialisme, pria kelahiran Inggris, 16 Desember 1929 ini juga mengupas sosialisme dalam konteks yang lebih luas.
Sebagai pembuka teori, Bernard Crick menganggap sosialisme sebagai sebuah produk zaman modern yang tidak pernah ada sebelum abad ke-19.
Kemudian dilanjutkan pembahasan mengenai Revolusi Prancis dan praktik sosialisme awal beserta keberhasilan dan kegagalannya. Selain itu, ada juga ruang tersendiri bagi Bernard Crick menguliti Karl Marx dan teori Marxisme.
Crick pun membuat sejenis intermezzo dengan menampilkan daftar pemikir sosialis dari Inggris yang berpengaruh pada rentang waktu 1880-1980-an. Sebagai penutup untuk melengkapi ulasan, ia juga membagikan pesan bagi kaum sosialis yang bekerja di pemerintahan suoaya tetap bisa menjunjung tinggi nilai-nilai sosialisme.
Tak ayal, buku Sosialisme Konsep dan Cara Berpikir Sosialis karya Bernard Crick bisa dijadikan bacaan menarik bagi peminat politik kontemporer serta referensi ilmu politik berbobot untuk para akademisi.
Beli Buku SOSIALISME KONSEP DAN CARA BERPIKIR SOSIALIS karya BERNARD CRICK di SINI
Baca Juga: Selandia Baru Tepis Anggapan Beri Dukungan untuk Kemerdekaan Papua
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Prabowo Sambangi Yordania, Pesawat Kepresidenan RI Dikawal F-16
-
DPRD DKI: Raperda Sistem Pangan Solusi Food Waste Jakarta
-
Polda DIY Bantah Gunakan Gas Air Mata Saat Bubarkan Massa, Sebut Suara Ledakan dari...
-
Lalin Jakarta Pagi Ini: Senayan Lancar, Rindam Padat, Truk Tabrak Separator di Gatot Subroto
-
Massa Robohkan Gerbang Polda DIY! Tiga Mahasiswa Sempat Diamankan Saat Demo Ricuh
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?