Suara.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengaku telah melakukan komunikasi dengan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan ihwal keinginannya melakuan pertemuan dengan Susilo Bambang Yudhoyono.
Seperti diketahui, rencana pertemuan kedua partai sudah lebih dulu dikomunikasikan melalui kader muda, baik PKS maupun Partai Demokrat. Namun belakangan, PKS harus bersabar, sebab SBY masih belum bersedia melakukan pertemuan dalam waktu dekat ini.
“Pak Syarief Hasan langsung bertanya ke pak SBY. Beliau bersedia untuk berkomunikasi dengan kita tapi timing-nya belum sekarang. Beliau katakan mungkin di pertengahan Desember atau juga mungkin di awal Januari. Itu sudah jawaban,” kata Sohibul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019).
Selain dengan Partai Demokrat, PKS juga melakukan komunikasi melalui kader muda untuk melakukan pertemuan dengan PAN. Namun lagi-lagi, niat baik PKS untuk bertemu belum dapat direalisasikan lantaran PAN masih memiliki agenda internal.
“Katanya mereka sekarang sedang sibuk urusan internal. Kalau gak salah mereka akan kongres-kongres. Jadi mereka akan siap bertemu nanti setelah itu. Jadi kita bangun komunikasi,” ujar Sohibul.
Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera bakal melanjutkan komunikasi politiknya dengan partai lain, usai melangsungkan pertemuan dengan Partai Nasdem dan Partai Berkarya.
Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan bahwa PKS akan melangsungkan dengan dua partai rekanannya di koalisi Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019, PAN dan Demokrat.
“Ya seperti yang saya sampaikan, bahwa kita setelah ini akan berkomunikasi dengan partai-partai lain. Seperti PAN dan Demokrat,” kata Sohibul di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019).
Baca Juga: Tolak Presiden 3 Periode, PKS Ungkit Sikap Jusuf Kalla
Berita Terkait
-
Ingin Berkunjung ke Demokrat, PKS Tunggu Waktu Luang SBY
-
Presiden PKS: Pilkada Dipilih DPRD Berpotensi Dikendalikan Oligarki
-
Terima Tommy Soeharto Cs di DPP, Presiden PKS: Jangan Dipeluk Ya
-
Tommy Soeharto Bakal Kunjungi DPP PKS Bahas Pelembagaan Oposisi
-
Heboh #CoretBalidanToba, Jansen Demokrat: Menpar Harus Jaga Mulut
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi