Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi sindiran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang menyebut Jakarta seperti kampung dibandingkan Kota Shanghai dan Beijing di China.
Menurut Anies, ungkapan Tito itu tidak ditujukan untuk Jakarta saja. Sindiran Tito itu diungkap saat ia dan Tito menghadiri acara Musyawarah Nasional IV Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) bersama gubernur dari daerah lainnya. Menurutnya, pernyataan itu juga ditujukan untuk seluruh kepala daerah agar bisa meniru Beijing dan Shanghai.
"Tiongkok memberikan pelajaran bahwa lompatan drastis itu bukan 1-2 lokasi, tetapi di seluruh negeri. Jadi ini pesan yang menurut saya untuk kepala daerah," ujar Anies di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat pada Selasa (26/11/2019).
Anies menilai, ucapan Tito adalah menjelaskan transformasi kota-kota di China yang begitu pesat. Bahkan, kata Anies, perkembangan kota di China mampu menyalip kota lainnya di dunia.
"Pesan yang disampaikan Pak Mendagri tadi adalah pesan tentang transformasi sebuah negara. Lebih dari soal kata Kampung, jadi kan itu memang clickbait, menarik, tweetable gitu," jelasnya.
Terkait transformasi kota, Anies mengklaim juga sudah melakukannya, khususnya di bidang transportasi. Menurutnya sejak mengintegrasikan transportasi umum beserta pembayarannya, jumlah penumpang meningkat pesat.
"Dalam dua tahun, dia (jumlah penumpang) berubah hampir 700 ribu. Lompat dua kali lipat dalam dua tahun. Kenapa? Ya karena ada transformasi serius di bidang integrasi transportasi," katanya.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyindir Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Tito menyebut Jakarta seperti kampung dibandingkan dengan Shanghai dan Beijing.
Sindiran itu dilontarkan oleh Tito kepada Anies saat keduanya menghadiri Musyawarah Nasional IV Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). Tito menyebut sekarang ini dua kota di China itu lebih maju dari Jakarta.
Baca Juga: Mendagri Tito Skak Anies: Dibandingkan Shanghai, Jakarta seperti Kampung
"Pak Anies, saya yakin kalau sering ke China, kalau kita lihat Jakarta kayak kampung dibanding Shanghai," ujar Tito di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (26/11/2019).
Berita Terkait
-
Mendagri Tito Skak Anies: Dibandingkan Shanghai, Jakarta seperti Kampung
-
Bukan Hotel, Anies Sebut yang akan Dibangun di TIM adalah Wisma Seniman
-
Anies Sudah Tegur Anak Buahnya yang Marah ke Seniman TIM
-
Hadiri Munas APPSI, Wapres Ma'ruf Amin Minta Gubernur Dukung Pemerintah
-
Pemprov DKI Mau Bangun Hotel di TIM, Djarot: Apa Urgensinya Buat Seniman?
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi
-
Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat