Suara.com - Menjelang acara Musyarawarah Nasional Partai Golkar, santer kabar ada tiga menteri di pemerintahan Presiden Joko Widodo yang mau mengintervensi agar Airlangga Hartanto kembali menjabat Ketua Umum partai berlambang beringin tersebut.
Terkait hal itu, politikus partai Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa mengaku tak menampik adanya intervensi setiap digelarnya munas. Namun, dia mengaku tak mengetahui secara pasti soal siapa saja orang-orang di balik beredarnya kabar intervensi tersebut.
"Saya berangkat dari pengalaman. Pengalaman selama ini Golkar selalu saja diintervensi oleh kekuasaan negara, oleh eksekutif," kata Agun di Kantor Para Syndicate di Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2019).
Soal beredarnya isu tiga menteri yang mau mengintervensi cara interal partainya, Agun meluruskan, maksud intervensi itu bukan berasal dari Presiden Jokowi.
"Tapi jangan salah, intervensi yang dimaksud itu, bukan dari presiden. Karena saya yakin Jokowi enggak akan melakukan itu. Enggak mungkin kepilih jadi presiden jika dengan cara-cara seperti itu," katanya.
Agun pun mengimbau kepada tiga menteri yang disebut untuk mengitervensi dalam Munas Golkar, agar tidak melukai demokrasi.
"Kalau memang betul-betul cinta demokrasi, betul-betul ingin selamat negeri ini, bangun parpol yang kuat dengan cara memberikan kebebasan dan keleluasaan kepada pemegang hak kedaulatan rakyat," ungkap Agun
Agun pun malah meminta bila adanya tiga menteri mendorong pemilih Golkar, untuk memilih kembali Airlangga Hartanto, agar membantu secara terjun langsung dan bukan untuk mengintervensi agar tak memilih calon lainnya yang akan maju di Munas Golkar.
"Kalau para menteri yang terlibat terkait hal itu, turun gunung ke bawah, mencegah hey parpol jangan sekali-sekali mau menang, maju dengan cara-cara demokratis," ujar Agun
Baca Juga: Jokowi Minta Pangkas Tapi Menkeu Lantik Pejabat Eselon III dan IV, Mengapa?
Menurut Agun, membuat mekanisme seluruh dukungan terhadap pihak tertentu bukan cara-cara demokratis, apalagi dengan cara intervensi.
"Membuat mekanisme mengunakan seluruh dukungan, itu cara yang tidak demokratis," tutup Agun
Sebelumnya, loyalis sekaligus juru bicara Bambang Soesatyo dalam pencalonan Ketum Partai Golkar, Syamsul Rizal menyebut bahwa ada tiga menteri di kabinet Presiden Jokowi yang ikut mencampuri urusan internal Partai Golkar.
Diketahui ketiga pembantu presiden itu mencoba mengintervensi DPD I dan DPD II sebagai pemegang hak suara untuk kembali memenangkan petahana, yakni Ketua Umum Partai Golkar Airlangga. Intervensi mereka, kata Syamsul bahkan dilakukan tanpa sepengetahuan Jokowi.
"DPD I dan DPD II ditekan bahkan tolong dicatat, ada indikasi kuat Pak Jokowi juga gak tahu tapi ada beberapa pembantu Jokowi dijadikan alat juga untuk tekan DPD-DPD, DPD I melalui kepala-kepala daerahnya. Dan saya pastikan itu pak Jokowi tidak tahu,” kata Syamsul di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Rabu (27/11/2019) malam.
"Pak Jokowi sudah dari awal katakan tidak mencapuri urusan Golkar. Lah wong pak Jokowi baik sama Bamsoet dan Airlangga."
Berita Terkait
-
Disinggung Munas Golkar, Jokowi: Saya Presiden, Bukan Ketum Partai
-
Presiden Jokowi Akan Buka Munas dan Konbes NU di Banjar
-
Tantowi: Menkumham Harusnya Verifikasi Hasil Munas Golkar
-
Golkar Versi Munas Jakarta Minta Tim Perunding untuk Islah
-
Jika Ditolak Kemenkumham, Golkar Versi Munas Jakarta Siap ke PTUN
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Habis Lebaran, Israel Makin Biadab Berbuat Hal Keji Begini ke Rakyat Palestina
-
Arus Balik Lebaran 2026: 51 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen dan Gambir Terpadat
-
Benjamin Netanyahu Mulai Kalang Kabut Hadapi Iran Sampai Lakukan Hal Memalukan Ini
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Senin: Langit Berawan Tebal, Hujan Turun Mulai Sore Hari
-
Diskon Tol 30 Persen Arus Balik Lebaran 2026, Pemudik Diimbau Atur Waktu Perjalanan
-
Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang
-
InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026
-
Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi
-
Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan
-
Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman