Suara.com - Presiden Brasil Jair Bolsonaro menuduh aktor Hollywood Leonardo DiCaprio sebagai biang keladi kebakaran hutan di Amazon lantaran andil dalam pendanaan nirlaba lingkungan.
Politikus sayap kanan yang pro-Amerika Serikat itu mengklaim hal tersebut tanpa memberikan bukti di hadapan pendukungnya, Jumat (29/11/2019).
"Di Caprio adalah pria yang keren bukan? Memberikan uang untuk membakar Amazon," ucap Bolsonaro seperti yang disadur dari laman Reuters, Sabtu (30/11).
Bolsonaro menuding organisasi lingkungan World Wildlife Fund (WWF) membayar foto dari seorang sukarelawan untuk meminta sokongan dana, termasuk dari DiCaprio. Namun WWF membantah keras tudingan tersebut.
Leonardo DiCaprio sendiri diketahui memiliki organisasi lingkungan bernama Earth Alliance yang menjanjikan dan sebesar 5 juta USD untuk menanggulangi bencana kebakaran Hutan Amazon sepanjang bulan Juli dan Agustus.
Dalam kesempatan berbeda, DiCaprio juga membantah telah memberikan dana ke WWF. Ia justru memberikan pujian kepada warga Brasil yang sigap menyelamatkan warisan alam dan budaya mereka.
Bolsanaro nyatanya telah berulang kali bersikap frontal terhadap warga sipil dan aktivis lingkungan tanpa membeberkan bukti.
Dalam unggahan yang ia bagikan ke Facebook pada 21 Agustus lalu, ia berkata "Semuanya menunjukkan jika para sukarelawan akan pergi ke Amazon untuk membakar hutan".
Ia juga sempat menuduh para petani sebagai pembakar hutan. Tapi sebulan kemudian, ia memberi peryataan "media pembohong" atas berita tersebut.
Baca Juga: Jelang Reuni 212, FPI: Ikhtiar Kami Menghadirkan Habib Rizieq
Sementara itu, belum lama ini kepolisian Brasil mengamankan empat orang pemadam kebakaran atas tuduhan membakar hutan dan mendokumentasikannya untuk mendapat sumbangan. Mereka dibebaskan pada Kamis, atas perintah hakim.
Politikus dan LSM mengecam keras penangkapan tersebut. Mereka menduga tindakan tersebut sebagai upaya pemerintah Bolsonaro untuk melemahkan para aktivis lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran