Suara.com - Seorang pria bernama Ahmad Darabi (46) tewas ditikam keponakannya sendiri, Fr (38) di Jalan M Yakub Gang Tinik, Kelurahan Sei Kerah Hilir II, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumatera Utara.
Berdasarkan keterangan Kepala Lingkungan (Kepling) IV Kelurahan Sei Kerah Hilir II, Jhon Evizal, Sabtu (30/11/2019), peristiwa berawal dari pertengkaran antara pelaku dengan ibunya yang bernama Erlina. Pelaku memaki-maki ibunya lantaran tidak diberi uang.
"Fr ini minta duit sama mamaknya untuk beli rokok sama Autan. Kata mamaknya, aku nggak ada duit. Fr langsung marah dan merepet-merepet (ngomel-ngomel) dia sama mamaknya itu," kata Jhon, saat dijumpai di kediaman pelaku.
Erlina kemudian memanggil korban melalui telepon seluler dengan tujuan meminta korban untuk menasihati pelaku.
Setibanya korban di rumah pelaku, Erlina meninggalkan pelaku dan korban di rumah tersebut.
"Maksudnya biar ngomonglah orang ini berdua. Jadi mamaknya sama istri Ahmad ini nunggu di depan gang," ujar Jhon.
Beberapa saat kemudian, para tetangga mendengar teriakan pelaku dari dalam rumah.
Namun, para tetangga tidak menghiraukan hal tersebut, lantaran kerap mendengar kalimat kasar diucapkan oleh pelaku.
Selang beberapa waktu, pelaku keluar dan menghampiri Erlina dan menyatakan telah menikam korban. Pelaku pun langsung pergi.
Merasa khawatir, Erlina langsung menuju rumahnya. Di sana, ia mendapati korban sudah terkapar di atas lantai rumah.
"Setelah itu saya dapat kabar, saya langsung ke sana. Setelah dari sana, saya langsung menghubungi pihak polisi. Selang beberapa saat, polisi langsung datang," katanya pula. (Antara)
Berita Terkait
-
Pengakuan Istri Hakim PN Medan Sebelum Suami Tewas Diduga Dibunuh
-
Diduga Dibunuh, Keluarga Hakim PN Medan Minta Pelaku Segera Ditangkap
-
Hakim PN Medan Tewas Terikat dalam Mobil di Jurang, Diduga Dibunuh
-
Hendak Salat Jumat, Warga Sampang Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan
-
Detik-detik Pelajar Bunuh Janda Muda, Diajak Bersetubuh Lalu Dicekoki Arak
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim Bongkar Sindikat Penyelundupan Bawang Ilegal Asal Malaysia
-
MAKI Ungkap Alasan Korupsi Tambang Bauksit Aseng Mulus Bertahun-tahun: Ada Beking Pejabat!
-
Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan
-
Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu
-
ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan
-
Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus
-
Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026
-
Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!
-
Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api
-
Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh