Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat menyambangi gedung KPK, Ma'ruf tampak mengenakan baju berwarna cokelat.
Mahfud mengklaim kedatangannya ke KPK tidak bahas soal lain. Ia hanya fokus melaporkan LHKPN-nya setelah diangkat Presiden Jokowi.
"Saya ke sini untuk memenuhi kewajiban sebagai penjabat negara yaitu menyerahkan LHKPN, hanya itu tidak ada yang lain," kata Mahfud di Lobi Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (2/12/2019).
Ia mengaku terakhir lapor LHKPN pada tahun 2013, atau saat Mahfud menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).
"Sejak zaman saya laporan terakhir itu tahun 2013, tentu ada penambahan (kekayaan), kan sudah 6 tahun," ujar Mahfud.
Sebelum menjabat sebagai Menkopolhukam, Mahfud diketahui merupakan Anggota Badan Pengarah Idiologi Pancasila (BPIP). Namun kata Ma'ruf, untuk laporan yang diaudit KPK terkait harta kekayaan itu ketika dirinya menjabat sebagai ketua MK.
"Saya kan di situ baru beberapa tahun, jadi saya terakhir sebagai pejabat ketika jadi ketua MK di badan pancasila itu baru 2018 ya kan," tutup Mahfud.
Sebelum meninggalkan gedung KPK, Mahfud mengimbau kepada menteri kabinet kerja Presiden Jokowi yang belum melaporkan LHKPN untuk segera melaporkan.
Berdasarkan informasi yang didapat, Mahfud mengatakan menteri yang belum melaporkan LHKPN kebanyakan dari kalangan pengusaha.
Baca Juga: Wah, LHKPN Terbaru Ungkap Ahok Ternyata Tak Punya Kendaraan
"Iya lah menteri-menteri yang saya dengar yang agak lambat itu kan yang dari swasta, karena itu memang rumit laporan itu, bukan enggak mau (lapor), memang rumit," kata dia.
"Kalau seperti saya inikan sejak tahun 2002 saya laporan dua tahun sekali. Jadi pejabat 2 tahun lapor dua tahun lapor sehingga tinggal nyambung saja yang berubah mana yang nyambung mana," tutup Mahfud.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme
-
Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus
-
Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli
-
Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi
-
Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu
-
Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan dari Prancis, Gibran Menyambut