Suara.com - Kelompok bersenjata tak dikenal memberondong peluru mobil anggota parlemen daerah di ibu kota Ukraina, Kiev pada Minggu (1/12), menewaskan putranya yang berusia tiga tahun, menurut sumber polisi.
Vyacheslav Sobolev, pengusaha sekaligus anggota dewan daerah Kiev berada di belakang kemudi mobil ketika serangan berlangsung, kata sumber tersebut.
Kementerian Urusan Dalam Negeri belum mengidentifikasi pemilik kendaraan atau pun identitas korban.
"Akibat luka tembak, seorang anak meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit," kata Kementerian Urusan Dalam Negeri Ukraina di akun Facebook.
Sobolev merupakan seorang pengusaha asal Donetsk, titik nyala pemberontakan pro-Rusia di Ukraina. Pada 2010-2011. Sobolev menjabat sebagai eksekutif di perusahaan energi negara Ukraina, Naftogaz.
Pembunuhan sejumlah tokoh ternama terjadi di ruas jalanan Kiev sejak Rusia mencaplok Krimea dan pemberontakan pro-Moskow berkobar di Ukraina timur pada 2014.
Pavel Sheremet, wartawan Belarusia yang dikenal kritikannya terhadap kepemimpinan negara asalnya dan persahabatannya dengan pemimpin oposisi Rusia yang terbunuh Boris Nemtsov, tewas dalam serangan bom mobil di Kiev pada 2016. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Berstatus Janda Anak 1, Wanita Cantik Ini Didiskualifikasi dari Miss World
-
FA Ukraina Tuai Kecaman Usai Hukum Taison karena Lawan Suporter Rasis
-
Sibuk Main HP dan Pakai Headphone, Petinju Cantik Ini Tewas Ditabrak Kereta
-
Ultah Berdarah, ABG 16 Tahun Tembak Mati Teman Sekolah
-
Siswa SMA Tembaki Rekannya di Sekolah, Dua Tewas, Tiga Lainnya Luka-luka
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung
-
Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka