Suara.com - Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah turut mengomentari viralnya video ceramah Gus Muwafiq yang oleh sebagian orang dituding menghina Nabi Muhammad SAW. Ia memberikan dukungan kepada Gus Muwafiq.
Melalui jejaring Instagram pribadinya @gusmiftah, Gus Miftah mengunggah video klarifikasi Gus Muwafiq.
Ia menegaskan, Gus Muwafiq tidak memiliki niatan untuk menghina Nabi Muhammad seperti yang dituduhkan.
Bahkan, menurut Gus Miftah kecintaan asisten pribadi Gus Dur itu kepada Rasulullah tidak lagi perlu diragukan.
Maka dari itu, setelah muncul klarifikasi harapannya umat bisa memberikan maaf kepada Gus Muwafiq.
"Beliau @gus.muwafiq sudah klarifikasi. Mohon dimaafkan nggeh. Beliau mencintai Rosulullah tidak perlu diragukan," tulis Gus Miftah sebagai narasi unggahannya, Senin (2/12/2019).
Tak ayal, postingan Gus Miftah menuai respons warganet yang juga serempak memberikan dukungan. Sejak diunggah, postingan itu telah disaksikan lebih dari 265 ribu kali.
Sebelumnya, ceramah Gus Muwafiq ketika memberikan tausiah di Purwodadi, Jawa Tengah beberapa waktu lalu viral hingga memancing protes khalayak lantaran diduga memuat unsur hinaan kepada Nabi Muhammad.
Dalam ceramahnya, Gus Muwafiq menyebut kelahiran Nabi Muhammad tidak bersinar. Selain itu, ia mengatakan Nabi Muhammad saat masih kecil "rembes" atau ingusan.
Baca Juga: TKW Dideportasi karena Nulis Berita, Harusnya Indonesia Protes
Namun, tak lama setelah namanya disorot, Gus Muwafiq memberikan klarifikasi. Ia menyampaikan permohonan maaf atas ceramahnya yang menyinggung sekaligus meluruskan jika pernyataan yang disampaikan semata-mata untuk menjawab pertanyaan milenial mengenai cahaya Nabi Muhammad.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang