Suara.com - Polisi telah membongkar dalang di balik kasus pencurian sepada motor di wilayah Bukit Tembak, Sei Pasir, Meral, Karimun, Jumat (6/12/2019).
Tersangka Rs alias Doyok yang menjadi pimpinan aksi pencurian itu memberikan upah sebesar Rp 25 ribu kepada R dan W, dua eksekutor yang lebih dulu ditangkap di Baran II, Meral pada Senin (2/12/2019) lalu.
"Sebelum kami mengaman pelaku, dua orang terlebih dahulu diamankan yaitu sebagai eksekutor R dan W. Sementara, pelaku ini merupakan otak pelaku atau yang menyuruh dua pelaku sebelumnya untuk melakukan pencurian," kata Kanit Reskrim Polsek Meral, Ipda M Fachri Rizky seperti dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Senin (9/12/2019).
Dari hasil penyidikan, Doyok sebelumnya tidak mengenal dengan R dan W. Namun, kata Fachri, Doyok menyuruh dua pelaku untuk melakukan pencurian dengan upah Rp 25 ribu.
"Dua pelaku yang ditangkap lebih awal, diupah oleh Doyok ini sebanyak Rp 25.000," ucap Fachri.
Kemudian, barang bukti sepeda motor Mio yang awalnya berwarna merah namun saat ditangkap telah berubah warna menjadi putih.
Sementara itu, Doyok mengakui kalau telah menyuruh dua orang untuk mencuri motor dengan upah senilai harga sebungkus rokok.
"Iya saya yang suruh, saya kasih uang Rp 25.000 untuk membeli minyak motor mereka," ujar Doyok.
Bapak satu anak itu mengatakan, sepeda motor curian yang didapatnya akan dipakai untuk keperluan sehari-hari dan tidak berniat untuk menjualnya.
Baca Juga: Remaja Colong Ponsel Rekannya Cuma karena Ngebet Main ML di Mal
Dia mengubah warna motor agar leluasa untuk membawanya jalan. Selama sepeda motor ditangannya, dia menyebutkan kalau untuk mencari pekerjaan.
"Tidak saya jual, motor saya gunakan untuk mencari pekerjaan. Karena saya terkendala perekonomian," ucap Doyok.
Atas perbuatannya itu, tiga bandit jalanan itu kini harus meringkuk di penjara. Mereka dijerat Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dan pemberatan.
Berita Terkait
-
Mayat Wanita Tinggal Tengkorak Tapi Masih Pakai Baju Ditemukan Bocah
-
Teror Ketuk Pintu Misterius Tengah Malam Bikin Panik Warga Karimun
-
Bukan Pakai Kunci T, Kawanan Maling Ini Dorong Motor Curian sampai Bengkel
-
Bongkar Makam Gadis Remaja, Polisi Larang Warga Mendekat dan Ambil Foto
-
Kepergok Mencuri Motor, Pelaku Curanmor Tewas Dihakimi Massa di Sidoarjo
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi