Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengunggah kembali video 5 bulan lalu tentang pengakuan pramugari yang diajak tidur oleh kapten dan direktur sebuah maskapai. Video tersebut diunggah Hotman Paris pada Rabu (11/12/2019) siang.
Tidak terlihat wajah siapa pun dalam video tersebut. Hanya terdengar suara Hotman. Kamera ponsel mengarah ke bawah dan menyorot kursi dan dinding.
Hotman, dalam video itu, meminta kepada Menteri Perhubungan untuk menertibkan oknum kapten dan direksi yang mengancam pramugari tersebut. Pengacara ini mengklaim bahwa si pramugari sudah dua kali mengadu kepadanya.
"Halo Bapak Menteri Perhubungan mohon agar segera dilakukan penertiban. Inilah pramugari salah satu perusahaan penerbangan yang nangis-nangis untuk kedua kali datang ke Hotman Paris. Karena jadwal terbangnya untuk minggu-minggu berikutnya yaitu Juli dan Agustus dibuat stand by hampir tidak terbang," kata Hotman.
Kepada Hotman Paris, pramugari itu mengaku diminta tidur dengan oknum kapten bahkan direksi di sebuah maskapai. Jika menolak, dia tidak akan diterbangkan.
"Kalau tidak terbang berarti dia tidak dapat uang hanya karena dia menolak untuk ngamar dengan kapten pesawat yang katanya kapten ini disuruh oleh jajaran direksi. Bahkan katanya jajaran direksi pun mau sama pramugari ini," tuturnya.
Tidak hanya satu pramugari yang menjadi korban. Ada beberapa pramugari lain yang akhirnya memutuskan keluar dari maskapai itu karena persoalan serupa.
Hotman mengatakan, "Menurut pengakuan dia (pramugari), sudah beberapa pramugari yang keluar juga karena diperlakukan hal yang sama. Disuruh ngamar atau 'nananana' dengan konsekuensi kalau tidak mau maka tidak boleh terbang tapi stand by jadi tidak dapat uang".
Hanya dalam waktu satu jam setelah diunggah, video tersebut telah disaksikan lebih dari 57 ribu kali dan mendapatkan 138 komentar.
Baca Juga: Tangkap 14 Pendemo Hari HAM di Istana, Polda: Mereka Ganggu Ketertiban
Selain memuji Hotman Paris, warganet juga ada yang menulis komentar dan mendesak mengadili oknum kapten dan direksi tersebut.
"Penjarain aja capten yang sudah tidurin pramugari!" komentar @livita725.
"Bang jangan lupa tag ke KOMNAS, pak erick, pak perhubungan jadi biar terungkap semuanya agar bisa maskapai lain juga tidak bisa melakukan hal yang sama," tulis @xtian_116.
Entah disengaja atau tidak, tapi Hotman Paris mengunggah video ini saat polemik skandal pramugari dan direktur Garuda Indonesia sedang heboh diperbicangkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan