Suara.com - Polda Metro Jaya menangkap Husein Alatas alias Habib Husein Alatas, pelaku pencabulan dengan modus pengobatan alternatif untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Husein Alatas ditangkap pada pada Selasa (17/12/2019). Belakangan terungkap sosok pelaku yang sebenarnya.
Berikut fakta-fakta terkait sosok Husein Alatas yang dirangkum Suara.com pada Sabtu (21/12/2019):
1. Buka tempat praktik pengobatan alternatif di Bekasi
Husein diketahui membuka tempat praktik pengobatan alternatif di kawasan Setu, Bekasi, Jawa Barat. Polisi pun menangkap Husein di tempat praktiknya.
Tempat praktik pengobatan alternatif itu telah berjalan sekitar 1 tahun.
2. Punya tato wanita seksi
Husein memiliki tato bergambar wanita seksi di lengan kirinya. Tato ini terlihat saat polisi menggelar konfrensi pers di halaman depan gedung utama Polda Metro Jaya, Jumat (20/12/2019).
Tersangka kasus pencabulan itu memiliki tato bergambar wanita berambut panjang, setengah badan dan hanya mengenakan bra. Tato itu pun menjadi sorotan para awak media, khususnya jurnalis stasiun televisi.
Baca Juga: Harapan Bhayangkara FC di Laga Pamungkas Liga 1 2019
3. Pelaku pencabulan yang memakai rapalan doa
Sebelum melancarkan aksinya, Husein merapalkan doa-doa sambil menepuk badan korban.
"Pada saat melakukan pencabulan ini, tersangka dengan cara membacakan doa-doa, menepuk bahu korban, di situlah membuat korban tertidur dan tidak sadarkan diri. Pada saat itulah, tersangka melakukan pencabulan," kata Yusri
Namun, saat Husein melakukan aksinya, tiba-tiba korban sadar dan segera berteriak lalu melarikan diri.
Hingga kekinian, polisi terus mengembangkan kasus ini dengan mencari korban lain yang belum melaporkan tindakan cabul Husein Alatas.
4. Dijatuhi hukuman penjara 7 tahun
Berita Terkait
-
Sudah Bangkrut, Dirut Perusahaan Distributor Komputer Ditipu Rp 5,5 Miliar
-
Cabuli Pasien, Polisi Pamerkan Tato Wanita Seksi Tersangka Habib Husein
-
Dihipnotis Pakai Rapalan Doa, Cara Habib Husein Cabuli Pasiennya
-
Polisi Tampilkan Sejumlah Barang Bukti Kasus Pencabulan Habib Husein Alatas
-
Drama Penembakan Sopir Taksi di Jakarta Timur, Pelaku Tertangkap
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional