Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 tahun 2019 tentang Kantor Staf Presiden pada 18 Desember 2019 lalu.
Di dalam Perpres tersebut berisikan penambahan jabatan baru untuk Wakil Kepala Staf Presiden.
Staf Khusus Bidang Komunikasi Fadjroel Rachman membeberkan peran Wakil KSP bertugas membantu atasannya dalam memimpin pelaksanaan tugas KSP.
"Ada satu memang yang bertambah, yaitu terkait susunan organisasi. Di pasal 4, bahwa KSP terdiri dari kepala KSP, kemudian, B wakil kepala ada tambahan. Di pasal 6, wakil kepala punya tugas membantu kepala dalam memimpin pelaksanaan tugas KSP," ujar Fadjroel di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (26/12/2019).
Fadjroel berujar, tugas Wakil Kepala Staf Presiden membantu Moeldoko dalam hal pelaksanaan fungsi delivery assurance unit. Nantinya, Wakil KSP juga akan bersinggungan langsung dengan sektor-sektor kebijakan.
"Bahwa Wakil KSP lebih ditujukan untuk memimpin delivery assurance, yaitu untuk menjamin apa yang disampaikan dalam pidato Presiden pada 20 Oktober 2019 dan juga disampaikan pada waktu perkenalan dan pelantikan menteri, yaitu berupa perintah agar semua program pemerintah itu bukan saja sekadar sent, tapi juga delivered. Jadi ada tambahannya saja, satu di wakil KSP," katanya.
Ia pun membantah penunjukan Wakil Kepala Staf Presiden untuk memfasilitasi partai politik pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pemilu 2019. Pasalnya, kata Fadroel penunjukkan Wakil KSP merupakan murni karena kebutuhan.
Menurutnya, Wakil KSP yang direkrut tersebut harus berasal dari kalangan profesional dan nonpartai serta memiliki pengalaman.
"Tidak ada. Yang ada, ini dari pembicaraan kami dengan Moeldoko juga, bahwa mereka adalah profesional. Profesional itu kan bisa berasal dari partai, non-partai. dan kemudian mereka yang berpengalaman di wilayah birokrasi sehingga bisa membantu unit delivery assurance," ucap Fadjroel.
Baca Juga: Ratna Sarumpaet: Mudah-mudahan Jokowi Kapok Memenjarakan Saya
Ketika ditanya siapa yang akan mengisi posisi tersebut, Fadjroel belum mau menjelaskan. Namun saat dikonfirmasi apakah Andi Widjajanto yang akan mengisi jabatan tersebut ia menjawab diplomatis. Andi sendiri merupakan eks Sekretaris Kabinet di periode pertama Jokowi-JK.
"Kita tunggu di pelantikan," katanya.
Berita Terkait
-
Sempat Ada Larangan Natal, Menag: Kanwil Kemenag dan Pejabat Harus Tegas
-
Respons Polri soal Isu Geng Solo Jokowi: Gak Ada Parameter Geng-gengan
-
Mahfud soal Isu Kabinet Jokowi Retak: Media Sekarang Judulnya Bombastis
-
Istana: Perayaan Natal di Dharmasraya Tidak Boleh Dihalangi!
-
Duet Bareng Gerindra, Menantu Jokowi Disebut Sudah Bangun Komunikasi
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi
-
10.000 Pelari Ramaikan wondr Kemala Run 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism dan Aksi Sosial
-
Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed