Suara.com - Staf pribadi mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ossy Dermawan, mengaku mendapatkan informasi bila sejumlah perusahaan BUMN sedang bermasalah. Ia mengungkapkan kekhawatiran SBY saat mendengar informasi tersebut.
Hal itu disampaikannya melalui akun Twitter miliknya @ossydermawan. Ossy menyebut ada banyak perusahaan BUMN termasuk bank yang tersandung kasus.
"Saya juga dapat informasi; katanya sekarang banyak BUMN (termasuk sejumlah bank) yang bermasalah," kata Ossy seperti dikutip Suara.com, Jumat (27/12/2019).
Masalah yang melanda perusahaan-perusahaan BUMN tersebut disebutkan oleh Ossy cukup beragam. Mulai dari keuangan yang tidak sehat, utang yang menggunung hingga adanya dugaan penyimpanan yang melanggar aturan.
Saat SBY mendengar informasi tersebut, SBY memberikan respon. SBY menduga bila ia akan kembali disalahkan atas rentetan kasus tersebut sama seperti kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya.
"Kalau begini, jangan-jangan saya lagi yang disalahkan. Begitu respons SBY," ungkap Ossy.
Untuk diketahui, dalam kasus gagal bayar Jiwasraya disebutkan bahwa krisis tersebut telah dimulai sejak 2006 dan menguat pada 2011. Saat itu, Indonesia masih dipimpin oleh SBY.
Manajemen PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mengakui tidak akan sanggup membayar polis nasabah yang mencapai Rp 12,4 triliun yang jatuh tempo mulai Oktober-Desember 2019 (gagal bayar). Kesulitan keuangan ini disebabkan kesalahan investasi yang dilakukan oleh manajemen lama Jiwasraya.
Baca Juga: Ilmuwan Segera Ungkap Misteri Metana di Mars
Berita Terkait
-
Demokrat Desak Jokowi Perintahkan Bentuk Pansus Bongkar Kasus Jiwasraya
-
PSI Gembar Gembor Kawal Uang Rakyat, Ada Kasus Jiwasraya Diam
-
Tuntaskan Kisruh Jiwasraya, Akademisi Minta Tak Dipolitisasi
-
Resmi Jadi Bos PLN, Menteri Erick Thohir Beri Empat Tugas ke Zulkifli Zaini
-
Dituduh Dapat Rp 100 Miliar Dari Skandal Jiwasraya, Erick Thohir Curhat Ini
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB
-
Terima Aduan Kasus Pelecehan Seksual Mandek Setahun, Anggota DPR Bakal Minta Penjelasan APH
-
Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'
-
Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend
-
KPK Hadirkan Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Kasus DJKA Medan
-
Blok M Square Dibersihkan, Enam Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan
-
Pemerintah Tegaskan Siswa SD-SMA Tetap Belajar Tatap Muka Secara Normal
-
Hikmahanto: Tuduhan Israel ke Hizbullah Soal Tewasnya Prajurit TNI Masih Narasi Politik