Suara.com - Driver ojek online atau ojol bernama Ruslianto (49) tewas tertimpa papan reklame yang ambruk di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (29/12/2019).
Kematian warga yang tinggal di Jalan Pertamina B RT 02/07, Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi itu memberikan luka dalam bagi para keluarga dan rekan seprofesinya.
Ketua Umum Relawan Diver Grab, Muhammad Reza Saleh mengatakan, jika insiden yang menimpa Ruslianto itu bermula ketika cuaca ekstream menerjang di lokasi kejadian. Saat itu, cuaca dalam kondisi hujan dan angin kencang.
"Yang saya tahu pada saat itu korban lagi membawa order express go express dari Taman Palm ke Thamrin City," ujar Reza, saat di temui di rumah duka, Minggu (29/12/2019) dini hari.
Sebelum insiden itu terjadi, korban sedang berteduh di bawah papan reklame. Tak berselang lama, papan reklame berukuran 7x5 meter di Jalan Daan Mogot Raya tiba-tiba roboh dan menimpa korban.
Para driver yang sedang berada di lokasi sontak bergegas berupaya mengevakuasi korban yang tertindih papan reklame tersebut.
Saat berhasil dievakuasi, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng. Namun, tim medis menyatakan nyawa Ruslianto sudah tidak dapat tertolong akibat pendarahan dan hantaman reklame di tubuhnya.
Dari situ, kata Reza, para driver mengabarkan pihak keluarga soal musibah yang terjadi dan langsung mengantarkan jenazah Ruslianto ke rumah duka.
"Kami turut prihatin dari musibah yang dialami oleh korban. Dan semoga bisa menjadi pelajaran juga bagi masyarakat serta para driver agar lebih berhati-hati apabila memilih tempat berteduh," ujar Reza.
Baca Juga: Driver Ojol Tewas Tertimpa Papan Reklame Dimakamkan di Bogor
Berdasarkan informasi yang didapat Reza dari pihak keluarga, jenazah Ruslianto akan dikebumikan di wilayah Citayam, Bogor pada Minggu pukul 08.00 WIB pagi ini.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Driver Ojol Tewas Tertimpa Papan Reklame Dimakamkan di Bogor
-
Papan Reklame Cengkareng Tumbang saat Hujan, Satu Driver Ojol Tewas
-
Akun Ojol Maia Estianty Dibajak, Ini Klarifikasi Pihak Gojek
-
Kaleidoskop 2019: 4 Kejadian Viral Otomotif Negeri Kita
-
5 Berita Hits Otomotif Akhir Pekan: Koleksi 5 Komedian, Suzuki Tahan Harga
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
-
Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris