Suara.com - Dinas Penjaga Pantai Jepang mengatakan, Minggu (29/12), sebuah kapal yang dicurigai berasal dari Korea Utara dengan beberapa mayat di dalamnya ditemukan di sebuah pulau kecil di Jepang utara.
Kapal yang terdampar dan dimuati mayat-mayat yang membusuk ditemukan di pulau Sado, di prefektur Niigata pada Jumat (27/12). Seorang pejabat penjaga pantai di Sado, yang menolak diungkap identitasnya, mengatakan mayat-mayat itu ditemukan pada Sabtu (28/12).
Di dalam kapal ditemukan tiga mayat masih lengkap dengan kepala, dua kepala tanpa tubuh, dan dua tubuh tanpa kepala. Menurut pejabat tersebut, secara resmi itu total dihitung sebagai tujuh mayat karena belum jelas apakah tubuh dan kepala itu berasal dari orang yang sama. Katanya, kelima jasad itu dipastikan berkelamin laki-laki.
Rincian lain tidak tersedia, tetapi laporan media Jepang mengatakan, sebuah penyelidikan telah dimulai untuk memastikan apakah kapal itu berasal dari Korea Utara. Karena ada benda-benda berbahasa Korea ditemukan di kapal.
Daerah tempat ditemukannya kapal itu menghadap ke Korea Utara dan merupakan kawasan d imana kapal-kapal seperti itu yang dijuluki “kapal setan” oleh media Jepang, telah ditemukan dalam tahun-tahun terakhir, jumlahnya mencapai seratus setiap tahun.
Sumber: VOA Indonesia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!