Suara.com - Setelah sebelumnya sempat dikabarkan akan dibatalkan, pertunjukkan kembang api menyambut tahun baru di Sydney, Australia, dipastikan akan berlangsung. Dinas Pemadam Kebakaran New South Wales, di mana Sydney berlokasi, Senin (30/12/2019), memberi izin pengecualian untuk pertunjukan ikonik itu.
Pertunjukan itu diperkirakan akan menarik kunjungan sekitar satu juta orang ke Pelabuhan Sydney, dan mengeruk pendapatan sekitar 130 juta dolar Australia (atau 91 juta dolar AS) bagi New South Wales. Pertunjukkan ini diperkirakan akan ditonton 1 miliar orang di berbagai penjuru dunia melalui televisi.
Sebelumnya, tekanan untuk membatalkan acara tahunan itu menguat mengingat semakin memburuknya bencana kebakaran di negara bagian itu seiring cuaca musim panas yang kian menghangat. Sembilan orang telah dipastikan tewas akibat kebakaran, sementara lebih dari 1.000 rumah hangus terbakar. Dari 97 titik api, 43 di antaranya belum berhasil dikendalikan.
Pesta kembang api telah dilarang di banyak kota menyusul bencana kebakaran itu. Suhu udara di Sydney, pada Selasa, (31/12), diperkirakan akan mencapai 33 derajat Celsius.
Kebakaran hebat juga melanda negara bagian Victoria. Melbourne, ibukota Victoria, mencapai suhu 41 derajat Celsius pada Senin, sementara pada Selasa diperkirakan akan mencapai 44 derajat Celsius.
Sumber: VOA Indonesia
Berita Terkait
-
8 Tips Sehat Liburan Akhir Tahun dan Pesta Malam Tahun Baru 2020
-
Ini Resolusi Wanda Hamidah di Tahun 2020
-
Catat, Ini Rekayasa Lalu Lintas Saat Malam Tahun Baru di Jakarta
-
Ini 5 Lokasi di Bekasi Gelar Pesta Kembang Api Saat Tahun Baru Nanti
-
Hati-hati, Jakarta Diprediksi Hujan Petir Saat Malam Tahun Baru
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi